Kumparan Logo

Caplok Rabobank, BCA Siapkan Rp 500 Miliar

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Menara BCA Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Menara BCA Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Proses akuisisi PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank Indonesia) oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus berlanjut. Dalam ringkasan rancangan akuisisi yang dirilis perseroan hari ini, BCA memperkirakan nilai akuisisi tersebut mencapai Rp 500 miliar.

“Nilai perkiraan sementara Rencana Akuisisi adalah sekitar Rp 500 miliar. Nilai akhir Rencana Akuisisi disepakati akan mengacu kepada nilai ekuitas Rabobank yang disesuaikan pada saat pelaksanaan akuisisi ditambah dengan premium yang bersifat tetap sebesar USD 20,5 juta,” tulis BCA dalam Ringkasan Rancangan Akuisisi, Selasa (9/6).

Nantinya, para pembeli akan mengakuisisi seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada Rabobank. Sehingga BCA akan memiliki 3.719.069 saham yang mewakili 99,999973 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Rabobank. Sedangkan BCA Finance akan memiliki 1 saham yang mewakili 0,000027 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Rabobank.

BCA menjelaskan, pelaksanaan akuisisi ini akan tergantung dari pemenuhan persyaratan yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku antara lain persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham BCA dan Rabobank, persetujuan BCA selaku calon pemegang saham pengendali dari OJK serta izin akuisisi dari OJK (Divisi Perbankan) yang menyetujui akuisisi saham Rabobank oleh BCA.

Suasana pemaparan kinerja keuangan BCA Semester I 2019. Foto: Helmi Afandi Abdullah/

Dengan adanya akuisisi ini, maka susunan kepemilikan saham Rabobank akan berubah. Sebelum akuisisi, 81,65 persen saham Rabobank dipegang oleh Cooperatieve Rabobank U.A, lalu sebanyak 0,22 persen saham dipegang oleh PT Mitra Usaha Kencana Sejati, serta 6,53 persen saham dipegang oleh PT Aditirta Suryasentosa, dan 6,53 persen saham oleh PT Antarindo Optima.

Selain itu, saham Rabobank sebelum akuisisi juga dipegang oleh PT Antariksabuana Citanagara sebesar 3,27 persen dan Jimmy Lityo sebesar 1,80 persen.

Adapun soal pendanaan, BCA menegaskan, dana akuisisi merupakan modal sendiri dari dana yang disimpan sebagai laba ditahan (retained earnings) dan bukan dana pinjaman. BCA juga menegaskan, dana tersebut juga bukan merupakan fasilitas pembiayaan dalam bentuk apapun.

"BCA dengan ini menyatakan dan menjamin bahwa pendanaan tersebut tidak berasal dari pinjaman atau fasilitas pembiayaan dalam bentuk apapun dari suatu bank atau pihak lain di Indonesia, tidak berasal dari dan untuk tujuan pencucian uang sebagaimana diatur dalan UU No. 8/2010, dan tidak berasal dari tindak pidana perbankan atau tindak pidana lainnya," tulis BCA.

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

*****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!