Kumparan Logo

Cara Bhima Arya Kendalikan Inflasi saat PPN Naik 12 Persen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamendagri, Bima Arya Sugiarto menjawab pertanyaan wartawan pada acara Rakernas Pemerintah Pusat dan Daerah 2024 di SICC, Sentul, Bogor, Kamis (7/11/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wamendagri, Bima Arya Sugiarto menjawab pertanyaan wartawan pada acara Rakernas Pemerintah Pusat dan Daerah 2024 di SICC, Sentul, Bogor, Kamis (7/11/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Wamendagri Bima Arya menyinggung upaya lembaganya untuk mengendalikan inflasi di saat PPN (Pajak Pertambahan Nilai) naik menjadi 12 persen awal Januari 2025 nanti.

Bima Arya mengatakan, pihaknya akan melakukan pendekatan spesifik berdasarkan daerah untuk memetakan masalah-masalah.

“Nah ini disesuaikan dengan daerah masing-masing kan kita urai nanti. Kalau yang tinggi kenapa,” kata Bima Arya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).

Sebab, menurut Bima Arya, inflasi bisa terjadi karena rantai distribusi yang terhambat atau justru masalah dalam aspek produksi.

“Ya apakah karena distribusinya apakah aspek produksimya begitu ya, apakah ada faktor-faktor lain nih kita bedah satu-satu karena terlihat di situ,” tuturnya.

Bima Arya mengatakan, proses mengurai permasalahan ini sudah ia lakukan setiap minggu sebagai langkah persiapan dan antisipasi segala kemungkinan yang terjadi.

“Nah itu yang dilakukan setiap hari senin, saya kira teman-teman juga bisa lihat rapat ini berjalan dan kita urai satu-satu penyebabnya ya,” jelasnya.

instagram embed