Cara Perum Damri Hadapi Persaingan Bisnis

Transportasi di Jakarta menjadi bagian tidak terpisahkan dari mobolitas warganya. Warga Jakarta dapat memilih berbagai macam transprotasi dari konvensional hingga berbasis aplikasi online.
Tak lama lagi, Kereta Bandara Soekarno-Hatta akan hadir melengkapi transportasi umum di Jakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dengan tarif yang dipatok sebesar Rp 70.000/penumpang dan dengan jaminan penumpang akan cepat sampai dibandingkan naik transportasi lain yang berpotensi kena macet, dinilai menjadi ancaman bagi Perusahaan Umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Perum Damri) sebagai penyedia jasa angkutan umum bus Bandara Soetta.
Apa langkah Perum Damri untuk tetap bisa bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat?
Sekretaris Perusahaan Perum Damri Arifin Hasan mengatakan, ada beberapa langkah untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna, seperti penambahan trayek baru dan armada bus.
"Membuka trayek di beberapa tempat seperti di Sukabumi, di Cibubur, di Margo City Depok," kata Arifin.
Arifin menegaskan, pihaknya masih melakukan porses pengadaan kepada pemerintah.
"Penambahan-penambahan fasilitas. Prosesnya lagi berlangsung'', imbunya.
Penambahan fasilitas tersebut, kata Arifin, bertujuan menjaga eksistensi bus Damri di masyarakat.
Informasi saja, dalam keadaan lalu lintas normal jarak tempuh bus Damri dari Gambir misalnya, ke Bandara Soetta sekitar 1 jam. Sedangkan Kereta Bandara Soetta dari Stasiun Manggarai ke Bandara Soetta dapat ditempuh selama 54 menit.
