Kumparan Logo

Catatkan Kinerja Positif di Semester 1 2022, Saham BRI Bisa Sentuh 5.350?

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Bank BRI. Foto: BRI
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Bank BRI. Foto: BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI mencatatkan kinerja perusahaan yang positif sepanjang semester 1 2022. Kinerja ini ditopang pertumbuhan laba bersih naik 98,7 persen menjadi Rp 24,8 triliun.

Analis Mirae Asset Sekuritas Handiman Soetoyo mengatakan pertumbuhan tersebut sesuai dengan perkiraannya yang tetap di atas perkiraan konsensus masing-masing pada 47,1 persen dan 56,4 persen.

Selain itu, kredit yang bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) BRI tetap tinggi di 3,32 persen karena perseroan mulai meninggalkan relaksasi kebijakan pinjaman restrukturisasi OJK di kuartal 2 tahun 2022.

“Pertumbuhan kredit sebesar 8,7 persen yoy difokuskan pada segmen mikro dan kecil dengan yield tinggi. Karena kinerja BRI sesuai dengan perkiraan kami," ujar Handiman dalam risetnya, Kamis (28/7).

Dirinya juga menyebut pelonggaran pembatasan mobilitas sangat penting dalam membantu bisnis bangkit kembali. Ia memprediksi BRI mampu terus membukukan pertumbuhan kredit yang lebih tinggi ke depan dan meningkatkan kualitas asetnya.

“Meskipun efisiensi cost of funds lebih lanjut dimungkinkan karena PNM dan Pegadaian sedang bernegosiasi untuk suku bunga yang lebih rendah dengan kreditur, dampak pada NIM konsolidasi mungkin terbatas. Namun didukung oleh PNM dan Pegadaian dengan NIM berkisar kira-kira 20 persen, kami memperkirakan NIM konsolidasi akan sedikit membaik terutama di tengah prospek kenaikan suku bunga,” katanya.

Laba bersih per saham Perseroan juga tercatat naik Rp 164 pada akhir Juni 2022, meningkat dari Rp 102 per saham pada akhir Juni 2021. Dari sisi pembiayaan, BRI Group berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 1.104,79 triliun.

Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama yakni segmen mikro tumbuh 15,07 persen, segmen konsumer tumbuh 5,27 persen, segmen korporasi tumbuh 3,76 persen serta segmen kecil dan menengah tumbuh 2,71 persen.

Dengan kinerja perusahaan yang positif ini, Mirae Asset Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi beli saham BRI dengan Target Price sebesar Rp 5.350, berdasarkan target price to book ratio 2,5 kali.

****

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.