Kumparan Logo

Cegah Corona, 1.200 Pegawai Unilever Diminta Kerja dari Rumah

kumparanBISNISverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Grha Unilever BSD Foto: Dok. Unilever Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
com-Grha Unilever BSD Foto: Dok. Unilever Indonesia

Manajemen PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mulai memberlakukan work from home atau kerja dari rumah pada Senin (16/3) mendatang. Kebijakan ini sebagai upaya perusahaan dalam mencegah meluasnya Covid-19 atau virus corona.

"Oleh karena itu, Unilever secara global (diseluruh dunia) melakukan langkah-langkah preventif yang lebih tegas untuk melindungi kesehatan karyawan dan keluarganya. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem work from home atau bekerja dari rumah, untuk para karyawan yang bekerja di kantor (kantor pusat, kantor penjualan di area dan kantor di pabrik)," kata Corporate Secretary Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso kepada kumparan, Sabtu (14/3).

Sancoyo memastikan sebanyak 1.200 karyawan lebih akan bekerja dari rumah. Namun jumlah tersebut belum termasuk di kantor penjualan dan kantor pabrik.

Artinya bisa saja jumlah pegawai yang bekerja dari rumah lebih. "Di kantor pusat sekitar 1200. Di kantor penjualan dan kantor pabrik saya harus check," imbuhnya.

Unilever Foto: Wikimedia Commons

Sementara itu untuk pegawai yang bekerja di pabrik produksi dan pegawai distribusi akan tetap beroperasi seperti biasa. Namun perusahaan memastikan akan menerapkan standar keamanan serta kebersihan yang lebih ketat.

"Kami percaya semua pemangku kepentingan harus melakukan tindakan preventif seperti ini secara bersama-sama sehingga kita bisa menghentikan penyebaran Covid-19," cetusnya.

Secara umum, salah satu dampak yang paling dirasa perusahaan di tengah maraknya virus corona ini adalah hambatan pasokan bahan baku. Untuk menyiasati hal tersebut, Sancoyo bilang perusahaan akan mencari suplier alternatif.

"Mencari alternatif bahan baku dan juga melakukan reformulasi, pabrik-pabrik kami masih tetap dapat berjalan," jelasnya.