Cegah Corona, Pemegang KJP Beli Bahan Pokok Pakai Sistem Ganjil Genap

Stok bahan pangan menjadi salah satu kekhawatiran di tengah semakin meluasnya virus corona di Indonesia. Kepala Humas Perumda Pasar Jaya atau BUMD DKI yang mengelola pasar, Amanda Gita Dinanjar, memastikan bahan pangan di Jakarta aman.
Untuk itu, Amanda meminta warga Jakarta tidak perlu khawatir dan terus memantau informasi dari kanal sosial Pasar Jaya terkait perkembangan pasokan di pasar.
“Masyarakat diminta bijak berinformasi karena saat ini baik pasokan dan stok pangan di Jakarta masih aman. Pasokan pangan murah KJP (Kartu Jakarta Pintar) dan lainnya tidak mengalami gangguan sampai hari ini,” kata Amanda berdasarkan keterangan resminya, Senin (16/3).
Meski begitu, Amanda mengatakan saat ini pelayanan Kartu Jakarta Pintar sementara hanya dilakukan di 170 titik gerai penyaluran pangan murah milik Pasar Jaya. Sebab, lokasi RPTRA yang biasa digunakan untuk penyaluran harus ditutup sementara.
“Bagi masyarakat pengambil manfaat pangan murah diberlakukan pengambilan dengan sistem ganjil genap sesuai nomor terakhir di kartu KJP mereka,” ujar Amanda.
Sistem ganjil genap dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan virus corona. Dengan sistem tersebut, kata Amanda, diharapkan agar tidak terjadi penumpukan warga di gerai Pasar Jaya.
“Pasar Jaya juga terus melakukan penyuluhan baik dari poster, spanduk dan berbagai media sosial lainnya. Manager dan kepala pasar juga menggunakan speaker yang terpasang di masing pasar secara rutin akan menyampaikan informasi terkini,” tutur Amanda.
