kumparan
26 Maret 2020 16:58

Cegah Penyebaran Corona, BI Imbau Masyarakat Pakai Transaksi Nontunai

LIPSUS Perang Dompet Digital, Ilustrasi transaksi pembayaran dompet digital Gopay
Ilustrasi transaksi pembayaran dompet digital Gopay. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Bank Indonesia mengimbau agar masyarakat melakukan transaksi nontunai untuk mencegah penyebaran virus corona. Apalagi, saat ini dilakukan physical distancing.
ADVERTISEMENT
"Saat ini kami meminta masyarakat menggunakan nontunai, tidak hanya mencegah COVID-19 tapi juga agar melakukan transaksi ini secara lebih baik," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dalam keterangannya melalui youtube, Kamis (26/3).
Transaksi non tunai yang dimaksud Perry adalah seperti internet banking dan sejenisnya yang bisa diakses dari rumah. Sehingga masyarakat tidak banyak berinteraksi di luar rumah.
Perry memastikan Bank Indonesia bersama industri perbankan terus berupaya agar masyarakat bertransaksi secara nontunai. Salah satunya dengan adanya QRIS.
Gubenur Bank Indonesia Perry Warjiyo
Gubenur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) memberikan keterangan kepada pers mengenai hasil Rapat Dewan Gubernur BI bulan Februari 2019, Kamis (20/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Sekarang transaksi non tunai lebih mudah karena ada QRIS yang sudah kami kampanyekan di seluruh Indonesia. Penggunaan uang non tunai melalui elektronik lebih mudah dengan QRIS," ujarnya.
Selain itu, Perry menjelaskan uang yang disetorkan oleh perbankan sudah dikarantina dan digantikan dengan uang cetakan baru. Ia memastikan kebutuhan uang tunai di Indonesia terjamin.
ADVERTISEMENT
"Kami yakinkan stok uang kami di BI jauh lebih cukup hampir 6 bulan untuk kebutuhan uang beredar. Masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan mengenai ketersediaan uang itu,” tutur Perry.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan