Cerita Bos PLN Pulihkan Listrik di Cianjur yang Sempat Padam 36 Jam karena Gempa
·waktu baca 2 menit

Gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) mengguncang Cianjur dan sekitarnya pada Senin (21/11), berdampak ke padamnya listrik. Saat ini, PT PLN (Persero) telah berhasil memulihkan listrik di wilayah yang terdampak gempa tersebut.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan listrik di Cianjur sudah pulih 100 persen pada Selasa(22/11) pukul 23.06 WIB.
"Tadi malam jam 23.06 kami dengan bangga mengumumkan bahwa sistem ketenagalistrikan di Cianjur sudah semuanya 100 persen berfungsi normal," ujar Darmawan di JCC, Rabu (23/11).
Darmawan mengatakan listrik di Cianjur kembali normal setelah 36 jam gempa bumi terjadi. Ia mengidentifikasi setidaknya ada 326 ribu rumah yang sempat mengalami kegelapan.
"Itu artinya 36 jam setelah gempa bumi di Cianjur, kami berhasil menormalisasi sistem ketenagalistrikan kami," kata Darmawan.
Lebih lanjut, pihaknya langsung melakukan pemetaan dampak dari gempa di Cianjur. Ditemukan 1.800 trafo distribusi centrado yang mengalami kerusakan. "Banyak sekali tiang listrik yang patah, roboh dan bergeser," ungkapnya.
Tidak hanya itu, kata Darmawan, penyulang juga tidak berfungsi yang membuat masyarakat harus mengalami kegelapan. Saat itu, ia mengaku telah mengerahkan sejumlah pasukan PLN mulai yang berada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah hingga Jawa Timur untuk ikut membantu.
"Dalam hitungan menit segera bergerak ke episentrum terjadinya bencana di Cianjur," jelas Darmawan.
Darmawan mengungkapkan langkah pertama yang dilakukan PLN usai mengetahui adanya gempa di Cianjur adalah menghidupkan sistem listrik di RSUD Cianjur. Selanjutnya, semua trafo distribusi satu per satu kembali dihidupkan.
Pihaknya juga segera memperbaiki jalur transmisi dan mendistribusikan kembali tiang listrik dan kabelnya yang telah diperbaiki. Hal tersebut berbuah manis karena sistem kelistrikan kembali pulih.
"Satu per satu sistem kelistrikan segera dibenahi dan berakhir kulminasinya adalah tadi malam jam 11.06 WIB malam sistem ketenagalistrikan di Cianjur sudah pulih kembali," tegas Darmawan.
Darmawan memastikan ada kolaborasi dengan semua pihak terkait khususnya dalam mengatasi persoalan kelistrikan di Cianjur. Meski listrik sudah kembali normal, ia memastikan petugas PLN masih berada di lapangan untuk terus bekerja dalam aspek kemanusiaan. Ia berharap dampak dari gempa bumi ini dapat terselesaikan agar semua bisa kembali seperti sediakala.
"Kami mendampingi RS agar pasukan listriknya andal, kami juga berusaha menyediakan tenda, obat, makanan, bantuan langsung, pendampingan kepada para korban. Sehingga, dalam proses menghadapi gempa ini bukan hanya aspek teknis saja, tapi aspek kemanusiaan kita dampingi," tutur Darmawan.
