Kumparan Logo

Cerita Pelamar CPNS Susah Beli E-meterai, Akses Link ke Peruri Malah Diblokir

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Situs pembelian meterai elektronik. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Situs pembelian meterai elektronik. Foto: Dok. Istimewa

Aria berniat mendaftar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024. Namun, niatnya menjadi abdi negara tersebut saat ini terkendala permasalahan e-meterai atau meterai elektronik yang menjadi salah satu persyaratan untuk mendaftar.

Awalnya, Aria kesulitan mendapatkan e-meterai tersebut. Tak berselang lama, ia akhirnya mendapatkannya materai elektronik di Peruri (https://meterai-elektronik.com).

"Saya beli di meterai-elektronik.com, beli 5. Harga satunya Rp 10.000 plus Rp 2.500 admin," kata Aria saat dihubungi, Rabu (4/9).

Saat akan menggunakan meterai tersebut, ternyata laman Peruri eror. Harapan Aria mendaftar CPNS harus tertunda.

"Tapi pas dipakai semalam webnya tidak bisa. Akhirnya batal daftar semalam. Saya coba lagi hari ini malah ternyata ke block webnya," ungkap Aria.

Aria tidak sendirian mengalami kendala tersebut. Permasalahan itu juga ramai dikeluhkan warganet. Apalagi, pendaftaran CPNS 2024 akan ditutup pada Jumat (6/9).

"Banyak teman-teman juga belum bisa akses buat meterai elektroniknya, jadi belum bisa daftar sementara ini," tutur Aria.

Selain Peruri, masyarakat sebenarnya bisa membeli e-meterai di sejumlah laman lainnya, di antaranya Skill Academy E-Meterai, Signing ID, Materai ID, hingga Mekari. Namun, beberapa di antaranya juga kehabisan stok dan sisanya mengalami gangguan.

Tampilan meterai elektronik. Foto: Ditjen Pajak

kumparan sudah meminta tanggapan Direktur Utama Perum Peruri, Dwina Septiani Wijaya, mengenai persoalan e-meterai tersebut. Namun hingga saat ini belum mendapat jawaban.

Sementara itu, di laman Instagram @peruri.indonesia, Peruri meminta maaf atas gangguan tersebut. Menurut BUMN percetakan itu, website mengalami peningkatan traffic.

"Kami mohon maaf atas kendala yang Anda alami. Saat ini, website kami sedang mengalami peningkatan traffic, sehingga kami menerapkan sistem antrian agar tetap menjaga performa layanan dan dapat melayani seluruh user," tulis Peruri.

Selain itu, dijelaskan masyarakat yang sudah membeli e-meterai namun tidak bisa digunakan, dapat melakukan pengembalian dana maksimal 3 hari setelah pembayaran berhasil. Permintaan pembatalan pembelian akan diproses 45 hari kalender dan uang yang dikembalikan hanya 75 persen dari total pembayaran.

"Bagi pendaftar CASN 2024 yang telah membeli E-Meterai melalui portal https://meterai-elektronik.com namun kuotanya belum terpakai, Anda dapat melakukan pengembalian dana," tulis Peruri.

"Proses pengembalian dana dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Peruri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik," jelasnya.