Bisnis
·
16 Juli 2021 6:59
·
waktu baca 1 menit

China Ungkap Alasan Rakyatnya Masuk RI & Cara Atasi Kemiskinan Dipuji Megawati

Konten ini diproduksi oleh kumparan
China Ungkap Alasan Rakyatnya Masuk RI & Cara Atasi Kemiskinan Dipuji Megawati (55145)
searchPerbesar
Puluhan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China meninggalkan pesawat seusai mendarat di Bandar Udara Cut Nyak Dhien Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Jumat (11/9/2020). Foto: SYIFA YULINNAS/ANTARA FOTO
Kedutaan Besar China juga menjelaskan alasan rakyatnya masih bisa masuk ke Indonesia. Terutama saat kasus pandemi COVID-19 di Tanah Air sedang tinggi-tingginya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Pemerintah China juga buka-bukaan soal strategi pengentasan kemiskinan hingga nol persen. Prestasi negeri Tirai Bambu ini berbuah pujian dari Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Berikut rangkumannya:
China Sebut Pemerintah RI Izinkan Rakyatnya Masuk
Pemerintah China juga menjawab soal kedatangan rakyatnya ke Indonesia, di tengah ledakan kasus COVID-19 dan pemberlakuan PPKM Darurat yang menjadi sorotan.
Minister Counsellor, Shi Ziming, menjelaskan tenaga kerja asing (TKA) asal negaranya datang ke Indonesia secara sah, karena tidak ada larangan atau penangguhan penerbangan atau pun pembatalan visa mereka. Hal ini menurutnya, sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia.
"Sebagaimana yang kami ketahui, bahwa saat ini Pemerintah Indonesia masih memperbolehkan WNA (Warga Negara Asing) masuk ke Indonesia. Belum ada penangguhan penerbangan internasional dan penerbitan visa," ujar Shi Ziming.
ADVERTISEMENT
Dipuji Megawati, China Ungkap Rahasia Atasi Kemiskinan hingga 0 Persen
Pemerintah China buka-bukaan mengenai strategi membuat populasi penduduk miskin menyentuh angka nol persen. Keberhasilan yang dipuji Megawati itu bahkan terjadi di tahun 2020, saat semua negara di dunia berjibaku menghadapi pandemi COVID-19.
Wakil Kepala Bagian Politik Kedutaan Besar China di Jakarta, Ziang Liang, menyebut kunci pertama kesuksesan mengentaskan kemiskinan adalah kepemimpinan yang kuat.
"Pertama, kepemimpinan yang kuat. Partai Komunis Tiongkok memasukkan program pengurangan kemiskinan ke dalam strategi umum pembangunan nasional, membuat perencanaan menyeluruh, dan mengintensifkan pelaksanaannya. Sekretariat partai pada tingkat provinsi, kota, kabupaten, dan kecamatan dibentuk untuk menangani kemiskinan," ujar Ziang Liang dalam pernyataan pers di Jakarta, Kamis (15/7).
Setelah itu, faktor kedua yakni berfokus pada kepentingan rakyat. Program tepat sasaran menjadi faktor selanjutnya, serta partisipasi masyarakat dan menggencarkan pembangunan.
ADVERTISEMENT