CIMB Niaga Bidik Wealth Management Tembus Rp 70 Triliun hingga Akhir 2024
·waktu baca 2 menit

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menargetkan portofolio pengelolaan kekayaan (wealth management) mencapai Rp 70 triliun hingga akhir 2024. Angka Rp 70 triliun tersebut terdiri dari portofolio reksa dana, obligasi, dan produk terstruktur (structure product).
“(Akhir tahun target wealth management) kita coba kalau bisa sih Rp 70 triliun aspirasi saya, tapi kita lihat lah,” ujar Head of Preferred, Wealth and Insurance Business CIMB Niaga Ariteguh Arief usai media briefing di Jakarta, Selasa (6/8).
Hingga Juli 2024, CIMB Niaga mencatatkan portofolio wealth management sekitar Rp 63 triliun. Posisi tersebut membuat CIMB Niaga berada di posisi ketiga di perbankan nasional setelah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk.
“Kalau dari segi product wealth management CIMB Niaga, targetnya adalah pertumbuhan 2 digit dari segi portofolio,” tutur Ariteguh.
Transaksi reksa dana atau mutual fund CIMB melalui digital telah mencapai 80 persen. Sementara itu, produk investasi yang menjadi favorit para nasabah CIMB Niaga yaitu obligasi.
“Yang nomor dua adalah mutual fund. Jadi kalau bonds sendiri itu dalam satu bulan ini mungkin digital dan cabang itu berkisar di 2 triliun. Kalau mutual fund (reksa dana) sendiri hampir Rp 1 triliun,” ujar Ariteguh.
Melalui insiatif #GetWealthSoon, CIMB Niaga memperkenalkan pilihan investasi digital mulai reksa dana, obligasi (SBN Retail dan sekunder) dan pembukaan rekening valuta asing (valas) dengan pilihan 14 mata uang asing melalui aplikasi mobile banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks.
#GetWealthSoon juga melengkapi sederet kemudahan investasi digital lewat OCTO Mobile dan OCTO Clicks seperti mengenali profil risiko dan pembuatan Single Investor Identification (SID), bebas biaya transaksi reksa dana untuk lima manajer investasi pilihan, serta kemudahan untuk membandingkan performa hingga 5 reksa dana menggunakan OCTO Clicks.
