Citilink Terbangi Langit China dan Jeddah

Maskapai berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC), PT Citilink Indonesia berencana membuka rute penerbangan internasional berjadwal ke China dan Jeddah. Saat ini, penerbangan ke negara-negara tersebut baru dilakukan secara carter. Selanjutnya, jika respons pasar bagus, maka akan dimungkinkan untuk dijadwalkan rute penerbangan reguler ke negara-negara itu.
"Untuk sementara yang rute internasional yang sudah ada kan rute carter ke China tiga kota, kemudian Jeddah. Pelan-pelan kami akan melihat apakah itu akan menjadi penerbangan reguler berjadwal apa enggak. Untuk Taiwan enggak karena Air Asia sudah masuk," ujar Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo, di Morrissey Hotel, Menteng, Jakarta, Selasa (2/5).
Selain itu, Citilink juga berencana menambah 4 rute penerbangan regional jarak dekat. Meski demikian, Citilink belum mau membeberkan rute mana saja yang akan dibidik.
"Yang jelas perjalanan regional, bukan jarak jauh, kemungkinan 4 rute tambahan," katanya.

Juliandra juga mengungkapkan, pihaknya akan melihat kembali rute mana saja yang menguntungkan dan sebaliknya. Hal ini sebagai salah satu cara perusahaan mempertahankan kinerja bisnis ke depan.
"Garuda meminta kepada anak-anak perusahaannya (termasuk Citilink), diminta untuk berkontribusi positif sehingga kita review semua rute," terang dia.
Rencananya, perseroan juga akan memindahkan penerbangan Citilink dari terminal 1 ke terminal 2 bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
"Kita harus melakukan passenger experience yang baru dan berbeda, dan tahun ini kita akan melakukan kemungkinan pindah ke terminal 2 dari terminal 1 Cengkareng," pungkasnya.
