Cuan dari Batu Bara Buat Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya RI, Salip Duo Hartono
ยทwaktu baca 2 menit

Pemilik perusahaan energi PT Bayan Reserources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong menjadi orang terkaya di Indonesia per Senin (26/11). Ia berhasil menyalip duo Hartono bersaudara, Budi dan Michael Hartono sebagai pemilik Grup Djarum.
Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaires, Low Tuck Kwong saat ini memiliki kekayaan senilai 25,2 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp 392,91 triliun (asumsi kurs Rp 15.592 per dolar AS).
Jumlah kekayaan Low Tuck Kwong terpantau cukup jauh dari Hartono bersaudara. Terpantau R. Budi Hartono memiliki kekayaan 22,1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp 344,58 triliun dan Michael Hartono sebesar 21,3 miliar dolar AS atau setara Rp 332,1 triliun.
Tercatat Low Tuck Kwong mendapat pundi-pundi kekayaan dari keuntungannya di sektor baru bara lewat perusahaannya, BYAN, salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia.
Saham BYAN pun terpantau telah naik signifikan di tahun ini, imbas harga komoditas yang melonjak. Terhitung sejak awal tahun (year to date) saham BYAN telah meroket 600 persen, dan saat ini diperdagangkan di level Rp 18.900 per lembarnya.
Kapitalisasi pasar BYAN pun juga ikut naik menjadi Rp 630 triliun. Dengan jumlah tersebut, membuat posisi BYAN menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar ketiga terbesar di Bursa Efek Indonesia setelah BCA dan BRI.
Berikut adalah daftar posisi 10 orang kaya terbaru di Indonesia versi Forbes Real Time Billionaires:
Low Tuck Kwong dengan kekayaan USD 25,2 miliar.
R. Budi Hartono dengan kekayaan USD 22,1 miliar.
Michael Hartono dengan kekayaan USD 21,3 miliar.
Sri Prakash Lohia dengan kekayaan USD 7,6 miliar.
Prajogo Pangestu dengan kekayaan USD 5 miliar.
Chairul Tanjung dengan kekayaan USD 5 miliar.
Tahir & Family dengan kekayaan USD 4,2 miliar.
Djoko Susanto dengan kekayaan USD 3,9 miliar.
TP Rachmat dengan kekayaan USD 3,3 miliar.
Martua Sitorus dengan kekayaan USD 3,1 miliar.
