Cuan di Bulan Ramadan, BRI Bayarkan Dividen Tunai Rp 35,43 Triliun

29 Maret 2024 10:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024 BRI. Foto: Dok. BRI
zoom-in-whitePerbesar
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024 BRI. Foto: Dok. BRI
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membayarkan dividen tunai senilai Rp 35,43 triliun atau sebesar Rp235 per saham kepada para pemegang saham pada Kamis (28/3).
ADVERTISEMENT
Sesuai dengan putusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024 pada 1 Maret 2024, BRI memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 48,10 triliun. Jumlah dividen kali ini mengalami peningkatan sebesar 10,59 persen dibandingkan nominal yang dibayarkan tahun 2023, yakni sebesar Rp 43,49 triliun.
Adapun jumlah dividen Rp 48,10 triliun ini sama dengan Rp 319 per saham, yang setara dengan dividend payout ratio kurang lebih 80,04 persen dari laba atribusi.
Dividen tersebut sudah termasuk jumlah dividen interim yang telah dibagikan kepada Pemegang Saham pada tanggal 18 Januari 2024 lalu sejumlah Rp 12,67 triliun atau sebesar Rp 84 per saham.
Adapun untuk dividen bagian negara atas kepemilikan sebesar 53,19 persen saham, BRI akan menyetorkan kurang lebih Rp 25,71 triliun kepada Rekening Kas Umum Negara.
ADVERTISEMENT

Komitmen BRI terhadap stakeholders

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Utama BRI, Sunarso mengungkapkan, penetapan dividend payout ratio sebesar 80,04 persen oleh BRI mempertimbangkan struktur modal BRI l yang kuat dan likuiditas yang optimal dalam rangka ekspansi bisnis dan antisipasi risiko yang mungkin terjadi di masa mendatang.
“Dengan rasio pembayaran dividen sebesar 80,04 persen, CAR perseroan masih di atas ketentuan minimum regulator,” kata Sunarso.
Pembagian dividen ini merupakan bukti komitmen nyata perseroan dalam menciptakan economic value dan social value bagi seluruh stakeholders, utamanya kepada masyarakat.
“BRI berbisnis dengan rakyat dan diproses dengan caranya rakyat. Keuntungan BRI dikembalikan ke rakyat lewat pajak dan dividen,” ucapnya.
Hal ini juga membuktikan bahwa BRI sebagai BUMN yang memiliki fungsi agent of development dan value creator dapat menjalankan peran economic dan social value secara simultan.
ADVERTISEMENT
“Selanjutnya, laba ini digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia melalui berbagai program pemerintah,” imbuh Sunarso.