Cuan Rp 2,99 T di Semester I 2022, Indika Energy Bakal Tebar Dividen Rp 595 M

6 Agustus 2022 16:03
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Presiden Direktur Indika Energy, Arsjad Rasjid. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Direktur Indika Energy, Arsjad Rasjid. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
PT Indika Energy Tbk (INDY) merilis laporan keuangan untuk periode semester I 2022. Perusahaan membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga 30 Juni 2022 sebesar USD 200,7 juta atau melesat sekitar 1.571,2 persen dari realisasi periode yang sama tahun 2021 yang senilai USD 12 juta.
ADVERTISEMENT
Angka tersebut setara sekitar Rp 2,99 triliun (asumsi Rp 14.904/USD). Melonjaknya laba yang sangat signifikan ini ditopang oleh perolehan pendapatan.
Tak hanya itu, Indika Energy mencetak pendapatan sebesar USD 1.939 miliar sepanjang semester I-2022, melesat 66,5 persen dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD 1.164,7 miliar.
Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok kontrak dan penjualan naik menjadi USD 1,27 miliar dari USD 905,74 juta pada semester I-2021. Meski begitu, laba kotor perseroan masih tumbuh 158,3 persen menjadi USD 668,9 juta dari USD 258,9 juta pada semester I-2022.
Lalu beban penjualan, umum, dan administrasi sebesar USD 92,6 juta. Pendapatan investasi tercatat USD 3,24 juta, beban keuangan USD 53,2 juta, amortisasi aset tidak berwujud sebesar USD 68,04 juta, perubahan nilai wajar utang kontinjensi USD 5,61 juta, dan beban lain-lain USD 5,5 juta.
ADVERTISEMENT
Wakil Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy, Azis Armand mengatakan, sepanjang enam bulan di tahun ini Perseroan berhasil mencatatkan kinerja yang positif dan melampaui target yang ditetapkan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Perseroan juga telah menyelesaikan tender offer atas Surat Utang 2024 dan 2025, sebagai bagian dari strategi manajemen liabilitas. Perseroan secara konsisten menjaga produktivitas, mengoptimalkan kegiatan operasional, dan mendukung ketahanan energi nasional.
“Indika Energy semakin meningkatkan performa ESG dan memperkuat diversifikasi di sektor non-batubara, termasuk dalam bidang energi baru dan terbarukan, kendaraan listrik, dan nature-based solutions. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk melakukan transisi energi nasional, dan selaras dengan tujuan eksistensi kami untuk memberikan energi demi masa depan Indonesia yang berkelanjutan,” tutur Azis dalam keterangannya yang dikutip, Sabtu (6/8).
ADVERTISEMENT
Pada 28 Juli 2022, Perseroan telah menyelesaikan transaksi penjualan keseluruhan 704.014.200 saham yang mewakili 69,8% kepemilikan saham perusahaan di PT Petrosea Tbk (Petrosea) kepada PT Caraka Reksa Optima (Caraka).
Bagikan Dividen USD 40 juta di 2022
Dengan kinerja yang positif ini,Indika Energy juga mengumumkan akan membagikan dividen interim sebesar USD 40 juta atau setara Rp 595,52 miliar untuk tahun buku 2022. Nilai tersebut senilai Rp 114,46 per sahamnya, yang akan dibagikan rencananya pada 30 Agustus nanti.
Aziz pun mengatakan, pembagian bonus ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para pemegang saham. “Sebagai apresiasi kepada para shareholders yang telah mendukung pencapaian kinerja yang positif ini, Perseroan akan melakukan pembagian dividen interim sebesar US$ 40 juta di tahun ini,” tutur Azis.
ADVERTISEMENT