Dampak Corona, Bioskop CGV Pangkas Gaji hingga Berhentikan 1.478 Pegawai

Pengelola layar lebar CGV Cinemas, PT Graha Layar Prima Tbk memangkas gaji pegawai hingga 50 persen. Pemangkasan gaji pegawai ini menyusul dampak penutupan banyak mal akibat pandemi COVID-19.
Pemangkasan gaji pegawai ini tertuang dalam surat resmi yang diterima kumparan, Rabu (3/6).
“Perseroan telah melakukan penutupan sementara seluruh kegiatan operasional bioskop CGV berdasarkan instruksi pemerintah hingga waktu yang belum ditentukan,” tulis dalam laporan resmi tersebut.
kumparan telah mencoba mengkonfirmasi surat tersebut kepada Public Relation Manager CGV Cinemas, Hariman Chalid. Ia mengakui surat tersebut dari keterbukaan informasi IDX atau Bursa Efek Indonesia.
“Oh iya (surat) dari IDX ya,” katanya kepada kumparan.
Masih dalam laporan resmi tersebut, perusahaan memutuskan untuk melakukan pemotongan gaji hingga 50 persen kepada 669 pegawai. Sementara terdapat 1.478 pegawai harian dan paruh waktu yang resmi mengundurkan diri.
“Karena tidak ada pekerjaan diakibatkan penutupan sementara operasional perseroan,” tulis surat tersebut.
Namun, perseroan tetap memberikan THR kepada 1.897 pegawai. Operasional bisnis berkontribusi cukup signifikan atau sebesar 75 persen dari total pendapatan.
Hariman belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, seperti persiapan operasional bioskop saat new normal.
“Mohon maaf saya belum bisa kasih jawabannya. Masih tunggu approval,” tukas Hariman.
