Kumparan Logo

Dana IPO Trimuda Nuansa Citra Dipakai untuk Bangun Gudang Logistik

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Due Diligence PT Trimuda Nuansa Citra Tbk. (Foto: Resya Firmansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Due Diligence PT Trimuda Nuansa Citra Tbk. (Foto: Resya Firmansyah/kumparan)

Perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman barang dan kargo, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk, bersiap melepaskan 200 juta lembar saham atau 47,43% dari jumlah seluruh modal perseroan yang disetor setelah penawaran umum perdana. Rencananya, perusahaan dengan merek dagang Garuda Express Delivery (GED) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juni 2018 mendatang. Melalui aksi korporasi itu, perusahaan menargetkan dapat meraup Rp 28-32 miliar.

Menurut Direktur Utama Trimuda Nuansa Citra, Arifin Seman, sebesar 71,88% dana yang didapat dari penjualan saham itu digunakan untuk membeli tanah di Karawang, Jawa Barat yang kemudian didirikan gudang penyimpanan logistik.

Dia menyampaikan, pembangunan itu dilakukan karena perusahaan melihat terdapat sentra bisnis di sekitar Karawang membutuhkan gudang penyimpanan. Oleh karenanya, perusahaan mengembangkan sayap usahanya di bidang logistik.

Pekerja membersihkan monitor pergerakan IHSG (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja membersihkan monitor pergerakan IHSG (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

“Ini peluang bisnis yang baik untuk kami karena Karawang punya banyak sentra bisnis membutuhkan gudang penyimpanan,” ucapnya saat ditemui di Menara Hijau, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (16/5).

Arifin pun mengungkapkan, tanah yang dibeli perusahaan terletak di tempat yang strategis, di mana terdapat pabrik dan hanya berjarak 3 km dari pintu tol Karawang Barat. Tanah yang dibeli memiliki luas kurang lebih 16 ribu meter persegi.

“Harganya Rp 25 miliar lebih, kami sudah membayarkan uang muka Rp 7 miliar. Diharapkan penjualan saham ini untuk melunasi pembelian lahan. Untuk pembangunan gedungnya, kami sudah menyiapkan anggaran untuk itu,” paparnya.

Sementara dana yang diperoleh sisanya, menurut Arifin akan digunakan sebagai modal kerja perusahaan. Pada tahun ini, dia menjelaskan, perusahaan akan memperkuat proses bisnis dengan menggunakan perangkat digital.

“Kita juga akan masuk dalam pasar retail melalui e-commerce, kemudian berpartisipasi aktif dalam tender proyek, dan menjalin kerja sama dengan pihak lain,” ujar Arifin.