Danantara Mau Suntik Modal Kerja ke Krakatau Steel
·waktu baca 2 menit

COO Danantara Dony Oskaria berencana untuk memberi menyuntikan modal kerja kepada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS). Meski demikian, Dony belum menjelaskan nilai suntikan modal kerja tersebut.
“Kita akan meng-inject equity modal kerja buat mereka (KRAS). Tetapi untuk memastikan bahwa modal kerja ini efektif tentu kita perbaiki juga secara komprehensif manajemennya, kita lihat juga ya, bagaimana mereka menjalankan bisnisnya selama ini, siapa aja buyer-nya mereka, apa kekuatan value proposition daripada perusahaannya,” kata Dony ditemui usai acara Investor Daily Summit 2025 di JCC, Jakarta Pusat pada Kamis (9/10).
Selain itu, Dony juga menjelaskan saat ini Danantara akan melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap KRAS. Peninjauan akan dilakukan terhadap model bisnis KRAS. Di samping itu, Danantara juga akan nilai kompetitif dan kebutuhan dari KRAS. Restrukturisasi utang KRAS juga akan dilakukan.
“Problem yang ada di Krakatau Steel, utangnya cukup besar ya. Ini sedang kita lakukan restrukturisasi dan tahun lalu juga pabriknya kebakar ya. Mungkin teman-teman tau juga dan baru aktif kembali itu Desember tahun lalu,” ujarnya.
Dikutip dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini KRAS memang sedang mengusulkan permohonan dukungan dana dari Danantara sebesar USD 500 juta.
Permohonan tersebut salah satunya akan dipenuhi dalam bentuk Pinjaman Pemegang Saham (PPS) senilai USD 250 juta.
Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan operasional utama, antara lain adalah pembelian bahan baku berupa slab baja untuk pabrik HSM, hot rolled coil (HRC) dan cold rolled coil full hard (CRC F/H) pabrik CRM PT KBI, HRC pabrik pipa baja PT KPI, serta produk baja turunan.
“Penggunaan dana tersebut menyesuaikan kebutuhan modal kerja sesuai cash conversion cycle masing-masing fasilitas,” tulis keterbukaan informasi tersebut.
