Kumparan Logo

Dapat Pinjaman Rp 4,82 T dari Danantara, Ini Jajaran Direksi Baru Citilink

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pesawat Citilink. Foto: Abby_Akfa/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pesawat Citilink. Foto: Abby_Akfa/Shutterstock

PT Citilink Indonesia mendapatkan dana jumbo dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, melalui Danantara Asset Management (DAM). Nilainya Rp 4.827.774.000.000.

Sementara sisanya, akan digunakan sendiri oleh PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) senilai Rp 1.822.731.000.000 sebagai induk Citilink untuk restrukturisasi. Total pinjaman Danantara ke dua perusahaan ini USD 405 juta, setara Rp 6.650.505.000.000.

Bukan hanya dana segar yang didapatkan Citilink, mereka juga punya pengurus baru yang diangkat pada 20 Juni 2025. Mulai dari posisi komisaris hingga direktur. Berikut rinciannya:

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Citilink adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Agustinus Gustaf Brugman

Komisaris: Veronica Tan

Komisaris: Yuli Harsono

Komisaris: Anindita Eka Wibisono

Komisaris: Zainal Rachman

Direksi

Direktur Utama: Darsito Hendroseputro

Direktur Operasi: Arry Kalzaman Sudarmadji

Direktur Teknik: Rifky Rizal Saidi

Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim

Direktur Keuangan: Tengku Valmy Andali

Direktur Human Capital: Eksitarino Irianto

Pesawat Garuda Indonesia. Foto: KeleX Pictures/Shutterstock

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Pandjaitan menyampaikan dana pinjaman ini sebagai komitmen transformasi perseroan dalam jangka panjang.

"Kami sangat senang Danantara dapat berperan sebagai mitra strategis Garuda Indonesia untuk mendukung komitmen transformasi jangka panjang yang diawali dengan pemberian pinjaman pemegang saham senilai USD 405 juta," kata dia saat konferensi pers, Selasa (24/6).

Kemitraan strategis tersebut, lanjut dia, menandai tahap lanjutan dari proses transformasi Garuda yang diawali pada tahun 2021-2024 dengan restrukturisasi fundamental operasional dan keuangan untuk memastikan keberlanjutan usaha perusahaan.

instagram embed