Dari PT Milik Haji Isam hingga Anak Usaha Sinar Mas, Ini Daftar Calon Emiten BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencatat 25 emiten baru sejak awal tahun hingga 8 Juli 2022. Beberapa calon emiten baru berencana menawarkan sahamnya kepada investor publik selama bulan Juli.
Berbagai perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) adalah Mora Telematika Indonesia (MORA) atau anak usaha Sinar Mas dan Jhonlin Agro Raya (JARR). Dua calon emiten tersebut berpotensi untuk meraih maksimal pendanaan Rp 1,39 triliun apabila harga yang disetujui di batas atas kisaran harga yang ditargetkan perusahaan selama masa penawaran awal (book building).
Emiten dengan target dana pengumpulan terbesar adalah PT Mora Telematika Indonesia atau Moratelindo. MORA menargetkan pengumpulan dana sebesar Rp 1,03 triliun. Harga penawaran yang ditawarkan pada penawaran umum perdana saham berkisar Rp 368 – Rp 396 setiap saham. Jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 2.610.468.000 lembar saham baru.
“Jumlah saham sebanyak-banyaknya 11 persen dari jumlah seluruh modal setelah penawaran umum perdana saham dengan nilai nominal Rp 100 setiap saham. Jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham ini adalah Rp 1,03 triliun,” tertulis manajemen Moratelindo dalam prospektus, Senin (11/7).
Perusahaan yang nantinya melantai dengan kode MORA itu akan memasuki masa penawaran awal mulai hari ini (12/7) hingga 18 Juli 2022. Emiten lainnya yaitu PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) akan memulai bookbuilding yang akan dimulai hari ini (12/7) hingga 15 Juli 2022.
Perusahaan milik pengusaha Haji Isam tersebut menawarkan sebanyak-banyaknya 1.222.950.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Nilai tersebut mewakili 15,29 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah penawaran umum perdana.
“Keseluruhan saham tersebut ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran berkisar Rp 250 – Rp 300. Nilai penawaran umum perdana saham sebanyak-banyak Rp 366,88 miliar,” tulis manajemen dikutip dari prospektus perusahaan.
Delapan perusahaan yang akan melakukan IPO adalah PT Dewi Sri Farmindo Tbk (DEWI), PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC), PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS), PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), PT Habco Trans Maritama Tbk (HATM), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO).
Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan secara total ada 61 emiten baru di paruh pertengahan tahun ini. Hingga 8 Juli 2022, terdapat 37 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI.
