Dear UMKM Owner, Yuk Belajar dari Kopi Kenangan Caranya Menggaet Pendanaan

Kopi Kenangan merupakan salah satu kedai kopi yang berhasil survive di tengah dampak pandemi COVID-19, ketika banyak usaha kuliner megap-megap. Seperti diketahui, di masa pandemi pemerintah sempat melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, termasuk menghentikan layanan dine in di usaha kuliner.
Di tengah kondisi yang sulit itu, Kopi Kenangan yang dirintis dan didirikan oleh Edward Tirtanata, justru berhasil menggaet pendanaan hingga USD 109 juta atau setara Rp 1,635 triliun, untuk menambah modal dan pengembangan usaha.
CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, mengatakan pembiayaan terbaru ini akan dipakai untuk ekspansi usaha di Indonesia. Selain itu, kata Edward, juga untuk meluncurkan produk baru hingga membantu karyawan di tengah pandemi.
"Kopi Kenangan akan menggunakan pendanaan baru ini untuk memperluas bisnis di Indonesia, meluncurkan produk baru, kemudian investasi di teknologi dan melindungi karyawan di tengah pandemi COVID-19," kata Edward kepada kumparan.
Pendanaan terbaru itu masuk ke dalam pembiayaan Seri B yang dipimpin oleh Sequoia Capital India. Dalam pembiayaan tersebut, ada nama salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin, yang masuk melalui perusahaan investasinya, B Capital. Selain itu, ada pula nama orang terkaya di Hong Kong, Li Ka Shing yang ikut berinvestasi melalui Horizon Venture.
Bagaimana tips Kopi Kenangan meraih pendanaan? Mungkinkah strateginya diadopsi oleh UMKM milik Kamu? Semua rahasia sukses itu akan dibagi Edward Tirtanata di UMKM Series episode 2 yang berlangsung Senin, 22 Maret 2021 pukul 14.00 WIB.
Selain Edward Tirtanata, akan hadir juga sebagai pembicara lain yakni Investment Partner GDP Venture yang juga CEO MCM dan MPI, Antonny Liem. Acaranya bisa kamu ikuti di Youtube kumparan dan supaya enggak terlupa, segara agendakan di google calendar Kamu!
