Kumparan Logo

Debat Kedua Tema Ekonomi, Gibran Bakal Bahas Infrastruktur hingga Perpajakan

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Presiden (Capres) nomor urut dua Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka saat tiba di acara Debat Capres Perdana Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/122023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Calon Presiden (Capres) nomor urut dua Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka saat tiba di acara Debat Capres Perdana Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/122023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ketua TKN Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Rosan Roeslani, mengatakan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka sudah siap menghadapi debat kedua Capres-Cawapres untuk Pemilu 2024.

KPU akan melaksanakan debat kedua yang merupakan sesi penampilan cawapres dengan tema ekonomi. Debat akan digelar di JCC, Senayan pada Jumat (22/12) nanti.

Tema debat kedua yang menjadi porsi cawapres meliputi ekonomi, baik itu ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN, APBD, infrastruktur dan perkotaan.

"Ya tentunya (membahas) sesuai dengan topik yang ada mengenai ekonomi, mengenai infrastruktur, perkotaan, perpajakan, ya itu tentunya dipersiapkan secara baik oleh Mas Gibran," kata Rosan saat ditemui usai Deklarasi Muda Berakhlak di Plaza Senayan Jakarta, Selasa (19/12).

Salah satu program pasangan Prabowo-Gibran di sektor perpajakan adalah akan memisahkan Direktorat Jenderal Pajak dari Kementerian Keuangan. Sebagai gantinya akan dibentuk Badan Penerimaan Negara yang akan bertugas mengelola berbagai penerimaan negara, salah satunya pajak.

Rosan Roeslani, Ketua TKN Prabow-Gibran di Deklarasi Muda Berakhlak for Prabowo - Gibran di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (19/12/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dalam dokumen Visi-Misi Prabowo-Gibran dijelaskan, sebagian pembangunan ekonomi perlu dibiayai dari anggaran pemerintah. Kemudian, anggaran pemerintah perlu ditingkatkan dari sisi penerimaan yang bersumber dari pajak dan bukan pajak (PNBP). Sehingga negara membutuhkan terobosan konkret dalam upaya meningkatkan penerimaan negara dari dalam negeri.

Pendirian Badan Penerimaan Negara ditargetkan meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 23 persen. Kata Rosan, Gibran sudah berdiskusi dengan banyak pihak untuk menghadapi debat kedua soal ekonomi nanti.

"Persiapan tentunya Mas Gibran mempersiapkan dirinya, dan beliau banyak berdiskusi dengan banyak pihak, dan beliau saya lihat langsung dan saya sangat yakin beliau Insyaallah sangat siap untuk menghadapi debat di 22 Desember," pungkasnya.

instagram embed