Kumparan Logo

Debut IHSG Tanpa Saham HSC Berakhir Hijau, Ditutup Menguat 0,79% ke Level 5.096

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (2/11) di zona hijau. Berdasarkan data Stockbit, indeks saham domestik tampil perkasa dan konsisten bergerak di teritori positif hingga penutupan pasar.

Hari ini juga menjadi pertama kalinya BEI mengeluarkan saham terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dalam perhitungan IHSG.

IHSG

IHSG ditutup menguat 39,78 poin atau 0,79% ke level 5.096,83, sementara indeks LQ45 naik 0,53% ke posisi 517,89.

Nilai transaksi mencapai Rp 11,63 triliun dengan volume perdagangan sebesar 33,52 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,44 juta kali.

Top Gainers

  • DFAM (Dafam Property Indonesia) naik 19 poin (33,93%) ke 75

  • MKNT (Mitra Komunikasi Nusantara) naik 3 poin (27,27%) ke 14

  • ROCK (Rockfields Properti Indonesia) naik 450 poin (24,73%) ke 2.270

  • AKPI (Argha Karya Prima Industry) naik 125 poin (24,51%) ke 635

  • BLTA (Berlian Laju Tanker) naik 5 poin (17,86%) ke 33

Top Losers

  • LMAX (Lupromax Pelumas Indonesia) turun 7 poin (9,33%) ke 68

  • PLAN (Planet Properindo Jaya) turun 4 poin (8,51%) ke 43

  • MSIE (Multisarana Intan Eduka) turun 6 poin (7,79%) ke 71

  • LINK (Link Net) turun 80 poin (6,99%) ke 1.065

  • LPCK (Lippo Cikarang) turun 34 poin (6,97%) ke 454

Top Value

  • BBCA (Bank Central Asia) senilai Rp980,49 miliar

  • BBRI (Bank Rakyat Indonesia (Persero)) senilai Rp502,03 miliar

  • AADI (Adaro Andalan Indonesia) senilai Rp498,42 miliar

  • BUMI (Bumi Resources) senilai Rp473,02 miliar

  • BMRI (Bank Mandiri (Persero)) senilai Rp434,22 miliar

Top Volume

  • GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) sebanyak 43,10 juta lembar

  • BUMI (Bumi Resources) sebanyak 37,48 juta lembar

  • BNBR (Bakrie & Brothers) sebanyak 9,67 juta lembar

  • DEWA (Darma Henwa) sebanyak 7,60 juta lembar

  • INET (Sinergi Inti Andalan Prima) sebanyak 5,87 juta lembar

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Kurs Rupiah

Mata uang rupiah sore ini ditutup di level Rp18.137,7 per dolar AS. Dibandingkan dengan harga pembukaan pagi tadi yang berada di level Rp 18.095,5 per dolar AS, rupiah mencatatkan pelemahan sebesar 42,2 poin atau 0,23%.

Bursa Asia

Berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance, mayoritas indeks utama bursa Asia bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,29% ke 63.108

  • Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,34% ke 23.374,5

  • Indeks SSE Composite di China naik 0,92% ke 3.632,31

  • Indeks Straits Times di Singapura turun 1,25% ke 5.309,78