Depo Kereta MRT akan Dibangun di Kampung Bandan Bukan di Ancol Timur

PT MRT Jakarta akan meneruskan pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) fase 2 dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Kampung Bandan , Jakarta Utara sepanjang 8,3 km mulai tahun depan. PT MRT Jakarta sudah menunjuk salah satu konsultan yaitu Orient Co agar segera melakukan feasibility study.
"Kita memutuskan fase 2 dari Bundaran HI-Kampung Bandan, depo pertama di Lebak Bulus dan fase 2 Kampung Bandan, diharapkan bisa groundbreaking tahun depan," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William P. Sabandar saat ditemui di D.Lab by SMDV, Menteng, Jakarta, Rabu (17/5).
Baca juga: Pembangunan MRT Jakarta Sudah 71,39 Persen
Baca juga: Tarif MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dibanderol di Kisaran Rp 20.000
William juga memastikan Kampung Bandan akan menjadi destinasi terakhir sekaligus sebagai depo kereta kedua yang dibangun setelah Lebak Bulus. Sebelumnya, PT MRT Jakarta berencana membangun depo kereta di kawasan Ancol Timur.

"Perkembangan terbaru, Maret kemarin dengan pertemuan yang diinisiasi Pemprov DKI dan PT KAI juga hadir dan menyatakan lahan itu (di Kampung Bandan) bisa dimanfaatkan, ada suratnya dan yang ideal memang di Kampung Bandan," paparnya.
Menurut rencana awal, MRT fase 2 dari Bundaran HI-Kampung Bandan sepanjang 8,3 km akan melewati 8 stasiun yaitu Stasiun Sarinah, Stasiun Monas, Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah besar, Stasiun Mangga besar, Stasiun Glodok, Stasiun Kota, dan Stasiun Kampung Bandan.
Sementara itu, persentase pengerjaan proyek MRT fase 1 dari Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 16 km saat itu sudah mencapai 71,39 persen. Apabila dirinci, pengerjaan stasiun layang MRT Jakarta sudah mencapai 53 persen, dan untuk progres pengerjaan stasiun bawah tanah sudah mencapai 83 persen.
