Kumparan Logo

Deretan Crazy Rich yang Berdonasi untuk Penanganan Corona di Indonesia

kumparanBISNISverified-green

Satgas COVID-19 menerima sumbangan dari platform aplikasi Tiktok sebesar 100 miliar rupiah.  Foto: Dok. Tiktok
zoom-in-whitePerbesar
Satgas COVID-19 menerima sumbangan dari platform aplikasi Tiktok sebesar 100 miliar rupiah. Foto: Dok. Tiktok

Sejumlah Crazy Rich atau orang terkaya tercatat telah menyumbang untuk penanganan virus corona di Indonesia.

Baru-baru ini, layanan aplikasi video yang tengah digandrungi milenial, Tiktok, memberikan bantuan Rp 100 miliar kepada Gugus Tugas COVID-19.

Sebelumnya, ada juga Dato Sri Tahir yang menyumbang Rp 52 miliar hingga Astra International sebesar Rp 63 miliar.

Berikut daftar crazy rich yang berdonasi untuk tangani COVID-19:

Bos Tiktok Rp 100 Miliar

Layanan Aplikasi video asal China, Tiktok, menyerahkan sumbangan sebesar Rp 100 miliar kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Bantuan untuk penyediaan peralatan medis ini diserahkan pada Kamis (9/4).

Pengusaha asal China, Zhang Yi Ming, merupakan orang di balik aplikasi yang tengah booming itu. Zhang adalah pendiri ByteDance, induk usaha Tiktok.

Ia dinobatkan sebagai orang terkaya ke-61 di dunia versi Forbes. Total kekayaannya mencapai USD 16,2 miliar atau setara Rp 243 triliun (kurs Rp 15.000).

Selain itu, Zhang menempati posisi 10 orang terkaya di China.

Astra International Rp 63 Miliar

PT Astra International Tbk menyerahkan bantuan tahap awal sebesar Rp 63 miliar untuk menangani COVID-19. Bantuan yang digalang dari perusahaan-perusahaan di bawah Grup Astra itu, diserahkan melalui Nurani Astra, Senin (23/3).

Presiden Direktur Astra International, Prijono Sugiarto, berharap seluruh elemen bangsa bersatu padu dalam menghadapi situasi saat ini.

“Bantuan awal ini merupakan wujud kontribusi kami dalam membantu pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19, sehingga kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pemerintah dan masyarakat,” ujar Presiden Direktur Astra International itu melalui pernyataan resmi, Senin (23/3).

Astra serahkan bantuan untuk tangani COVID-19 Foto: Dok. Istimewa

Dana sebesar Rp 63 miliar itu diserahkan dalam bentuk berbagai peralatan pencegahan penyebaran COVID-19 seperti alat uji tes, alat pelindung diri, hand sanitizer hingga disinfektan.

Selain itu juga berupa 100 unit Daihatsu Gran Max Pick Up, dan 10 unit truk (lima unit Toyota Dyna dan lima unit Isuzu Elf NMR71) untuk kendaraan penyemprotan disinfektan kepada Palang Merah Indonesia (PMI).

Dato Sri Tahir Rp 52 Miliar

Mayapada Group dan Tahir Foundation bakal menggelontorkan bantuan gelombang pertama sebesar sekitar Rp 52 miliar menanggulangi wabah virus corona alias COVID-19.

"Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga DKI Jakarta melalui Masjid Istiqlal sekitar Rp 22 miliar, Provinsi Jawa Barat sekitar Rp 10 miliar, Provinsi Jawa Tengah sekitar Rp 10 miliar dan Provinsi Jawa Timur sekitar Rp 10 miliar," ujar pendiri Tahir Foundation, Dato Sri Tahir, dalam keterangan tertulis, Kamis, 26 Maret 2020.

Tahir tercatat memiliki harta kekayaan USD 4,1 miliar atau setara Rp 66 triliun. Ia menempati urutan 437 orang terkaya di dunia, serta nomor urut ke-4 di Indonesia.

Wardah Rp 40 Miliar

PT Paragon Technology and Innovation (Paragon), yang menaungi brand kosmetik seperti Wardah ikut memberikan sumbangsih dalam perang melawan virus corona.

Mereka menggelontorkan bantuan alat kesehatan ke sejumlah rumah sakit senilai Rp 40 miliar. Rumah sakit itu antara lain yakni RS Persahabatan, RS Pelni, dan RS Sulianti Saroso.

Sejumlah alat-alat kesehatan diketahui sudah dipesan PT Paragon itu. Mulai dari alat swab senilai Rp 5 miliar, mobile X-Ray senilai Rp 4 miliar, ventilator senilai 5 miliar, dan banyak lainnya. Alat-alat itu sudah siap diberikan.

Bantuan alat kesehatan ini diberikan sebagai Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan kosmetik nomor 1 di Indonesia ini.

Presiden Komisaris PT Barito Pacific Prajogo Pangestu. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Prajogo Pangestu Rp 40 Miliar

Prajogo Pangestu, Founder dan Chairman Barito Pacific Group kembali menyalurkan bantuan untuk penanganan pandemi COVID-19 sebesar Rp 10 miliar. Bantuan dikirimkan ke Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri yang kemudian disalurkan kepada Rumah Sakit yang dikelola BUMN.

Presiden Direktur Barito Pacific Group Agus Salim Pangestu mengatakan, anak perusahaan Barito Pacific yaitu Chandra Asri, Star Energy dan Yayasan Bhakti Barito sampai saat ini telah menyalurkan bantuan peralatan kesehatan secara bertahap dengan nilai keseluruhan setara dengan Rp 40 miliar.

Prajogo Pangestu tercatat di Forbes sebagai orang kaya dunia di deretan 538. Sementara di Indonesia, ia merupakan orang terkaya ke-5. Total kekayaannya mencapai USD 3,5 miliar atau setara Rp 56 triliun.

Adaro Rp 20 Miliar

PT Adaro Energy Tbk (ADRO), menyerahkan bantuan senilai total Rp 20 miliar melalui program 'Adaro Berjuang untuk Indonesia' kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (COVID-19).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Presiden Direktur Adaro Garibaldi 'Boy' Thohir dan perwakilan pemegang saham Adaro yaitu Michael William P. Soeryadjaya, Aminuddin Nurdin dan Arditya Irawan kepada Kepala BNPB Doni Monardo, Senin (23/3) di Jakarta.

Dari total bantuan Rp 20 miliar yang diberikan Adaro, sebanyak Rp 15 miliar akan dimanfaatkan untuk tenaga medis, seperti dokter, perawat, hingga anggota TNI yang berada di garda terdepan. Nantinya, diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja sekaligus melindungi mereka di lapangan.

Selain itu, Rp 5 miliar lainnya dialokasikan untuk penyediaan mobil khusus. Salah satunya untuk membantu mobilisasi pasien yang terpapar virus corona.

*****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!