Kumparan Logo

Desa Kamiri di Sulawesi Selatan Akan Dialiri Listrik Selama 24 Jam

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana  Desa Kamiri, Kecamatan Balusu, Kab Barru (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Desa Kamiri, Kecamatan Balusu, Kab Barru (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)

Desa Kemiri yang berada di Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan sebentar lagi akan menikmati aliran listrik selama 24 jam. Jika sebelumnya, Desa yang berada kurang lebih 122,8 km dari kota Makassar ini hanya menikmati listrik selama tiga jam dalam sehari, kini warga Desa Kemiri akan menikmatinya sepanjang hari.

Kepala Dusun Kamiri, Amir (42) mengatakan, sudah hampir 10 tahun, sebanyak 30 warga hanya mendapatkan aliran listrik yang berasal dari genset. Amir mengaku, sebelum menggunakan genset, warga hanya menggunakan lampu-lampu tradisional seperti lampu tempel sebagai alat penerangan untuk desanya.

"Akhirnya ada ide menggunakan genset bersama-sama," kata Amir saat ditemui di Desa Kamiri, Sulawesi Selatan, Selasa (16/1).

Kata Amir, untuk satu rumah dipungut biaya Rp 35.000 - Rp 40.000/bulan untuk mendapatkan aliran listrik yang hanya bisa digunakan di jam-jam tertentu yaitu sejak pukul 18.00 WITA hingga 21.00 WITA. Sementara itu, bagi warga yang ingin mengadakan suatu acara bisa menambahkan biaya tambahan Rp 15.000/jam.

Pemasangan listrik di Desa Kamiri, Balusu. (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pemasangan listrik di Desa Kamiri, Balusu. (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)

"Udah lebih dari 10 tahun (pakai diesel). Setelah jam 22.00 WITA enggak pakai (penerangan) sama sekali sampai pagi, sore, dan malam lagi," ujarnya.

Tak lama lagi, warga Kamiri akan mendapatkan aliran listrik selama 24 jam. Rencananya, pemasangan listrik di Desa Kamiri akan dilakukan pekan depan. PLN sendiri sebelumnya telah meresmikan penyambungan listrik di tiga dusun pada akhir Desember lalu untuk di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Menurut Asisten Manajer Perencanaan Konstruksi PLN area Parepare Agus Salim, dengan masuknya listrik desa diharapkan bisa meningkatkan perekonomian desa dan tentunya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik lagi. Jika biasanya masyarakat harus merogoh kocek sekitar Rp 35.000-Rp 40.000/bulan, kini masyarakat akan mendapatkan biaya lebih hemat, dengan aliran listrik selama 24 jam.

"Untuk daya 900 VA hanya Rp 1 jutaan kalau bulanan tergantung pelanggan beli pulsa berapa bisa Rp 50.000 sampai Rp 100.000/bulan.Tergantung dari peralatan listrik yang dipakai pelanggan," kata Agus.