Desain Kilang GRR Tuban Rampung, Ditargetkan Jadi yang Terbaik di Asia Tenggara

15 Agustus 2022 11:18
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Sejumlah pekerja di proyek kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban yang dikelola PT PRPP, perusahaan joint venture bentukan Pertamina dan Rosneft. Foto: Dok. PT PRPP
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pekerja di proyek kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban yang dikelola PT PRPP, perusahaan joint venture bentukan Pertamina dan Rosneft. Foto: Dok. PT PRPP
ADVERTISEMENT
Perusahaan joint venture bentukan Pertamina dan Rosneft yakni PT PRPP, telah merampungkan desain kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban. Proyek kilang yang ditargetkan jadi yang terbaik di Asia Tenggara (Asteng) itu, selanjutnya perusahaan menyiapkan tahapan konstruksi di fase engineering procurement construction (EPC).
ADVERTISEMENT
Direktur Pengembangan PRPP, Eriyadi, menjelaskan General Engineering Design (GED) kilang GRR Tuban disiapkan dengan inovasi dan mengimplementasi teknologi tinggi. Hal ini karena kilang GRR Tuban ditargetkan menjadi pemimpin industri dengan margin pengolahan tertinggi, dibandingkan dengan kilang lain di Asia Tenggara.
"Salah satu inovasi penting yang ditelurkan dari GED GRR Tuban ini adalah penggunaan teknologi high bottom of the barrel conversion. Dengan teknologi itu, memungkinkan kilang GRR Tuban mengolah residu atau sisa minyak mentah menjadi material olahan minyak bumi lain yang bernilai tinggi," kata Eriyadi dalam pernyataan tertulis, Senin (15/8).
Direktur Pengempangan PT PRPP, Eriyadi, di acara serah-terima General Engineering Design kilang GRR Tuban di Madrid, Spanyol. Foto: Dok. PRPP
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Pengempangan PT PRPP, Eriyadi, di acara serah-terima General Engineering Design kilang GRR Tuban di Madrid, Spanyol. Foto: Dok. PRPP
Dia menambahkan, kilang GRR Tuban juga diproyeksikan dapat mengolah minyak mentah berat dan mengandung sulfur tinggi, yang selama ini tidak mudah diolah. Selain itu kilang GRR Tuban juga terintegrasi dengan kompleks industri petrokimia, sehingga dapat mengolah material minyak bumi menjadi produk turunan petrokimia seperti styrene, polypropylene, polyethylene, serta produk aromatik.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Penuntasan GED kilang GRR Tuban berlangsung pada Senin (1/8) lalu, ditandai seremoni serah terima hasil desain dari Tecnicas Reunidas S.A (Tecnicas Reunidas) selaku kontraktor penyusun GED berbasis di Madrid, kepada PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia.
Dalam acara yang diselenggarakan secara hybrid itu hadir perwakilan pemegang saham dan manajemen. Eriyadi hadir langsung di Madrid bersama Direktur Keuangan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Fransetya Hutabarat.
Presiden Joko Widodo saat meninjau kilang TPPI yang kini dikelola PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia di Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/12). Foto: Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo saat meninjau kilang TPPI yang kini dikelola PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia di Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/12). Foto: Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
Pekerjaan GED untuk GRR Tuban ini dimulai sejak November 2019 yang terdiri dari 2 (dua) tahap, yaitu Basic Engineering Design (BED) dan Front End Engineering Design (FEED). Tahap BED diselesaikan pada 31 Maret 2021 dan langsung dilanjutkan dengan tahap FEED yang berakhir pada 31 Mei 2022.
ADVERTISEMENT
“Dalam waktu dekat, tugas perusahaan yaitu mempersiapkan tender untuk EPC (Engineering Procurement Construction) dan juga memastikan aspek finansial untuk mendanai proyek. Oleh karena itu seluruh pihak yang terlibat harus saling bahu membahu dan memastikan semangat tetap terjaga,” ujar Eriyadi.
Berdiri di atas lahan seluas 840 hektare di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, secara umum kilang GRR Tuban terdiri dari total 70 unit dengan 14 unit pengolahan BBM dan 7 unit pengolahan petrokimia, dan sisanya merupakan unit pendukung.