Kumparan Logo

Destry Damayanti dan Aida S Budiman Jalani Fit and Proper Test di DPR Hari Ini

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pjs Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti memberikan sambutan saat upacara pembukaan Karya Kreatif Indonesia di Hall B JICC, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pjs Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti memberikan sambutan saat upacara pembukaan Karya Kreatif Indonesia di Hall B JICC, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Komisi XI DPR akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dan calon Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman hari ini, Rabu (26/8).

Uji kelayakan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Presiden (Surpres) yang dikirimkan Presiden Prabowo Subianto kepada pimpinan DPR. Dalam surat tersebut, Prabowo mengusulkan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo, sementara Aida diajukan sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI.

Selain Destry dan Aida, Presiden juga mengusulkan Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori sebagai calon Deputi Gubernur BI. Keduanya dijadwalkan menjalani fit and proper test pada Kamis (27/8/2026).

Pencalonan Destry sebelumnya disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani setelah Mensesneg Prasetyo Hadi menyerahkan Surpres kepada pimpinan DPR. Puan mengatakan proses terhadap seluruh nama yang diajukan Presiden akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku di DPR.

“Jadi suratnya itu mengusulkan satu nama terkait dengan calon Gubernur Bank Indonesia yaitu Ibu Destry Damayanti,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/8).

Rekam Jejak Jadi Pertimbangan

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan mengenai Peraturan Presiden (Perpres) tentang ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya mengungkapkan alasan Presiden Prabowo mengajukan Destry sebagai calon Gubernur BI. Menurutnya, salah satu pertimbangan utama adalah rekam jejak serta kompetensi Destry di bidang keuangan.

Destry diketahui telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI selama dua periode. Pengalaman panjang tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memimpin bank sentral.

“Yang pasti kan rekam jejak beliau,” kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).

Prasetyo mengatakan Destry telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di bidang keuangan. Selain itu, pengalaman dua periode sebagai Deputi Gubernur Senior BI menjadi salah satu pertimbangan mendasar Presiden dalam menentukan pencalonannya.

“Dan beliau juga dua kali, dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior. Itu salah satu alasan yang paling mendasar kan, tentunya kan kompetensi,” ujarnya.

Destry sendiri saat ini menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Gubernur BI setelah sebelumnya menduduki posisi Deputi Gubernur Senior.

Sementara itu, Aida S. Budiman diusulkan Prabowo untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Senior BI yang nantinya ditinggalkan Destry kalau terpilih sebagai Gubernur BI.

Nama Aida tercantum dalam Surpres bersama tiga calon lainnya. Puan menyebut Aida sebagai satu-satunya calon yang diajukan untuk posisi Deputi Gubernur Senior BI.