Kumparan Logo

Destry Tegaskan Sinergi BI dengan Pemerintah Tak Hilangkan Independensi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menegaskan dukungan terhadap target pertumbuhan ekonomi pemerintah tidak akan mengurangi independensi bank sentral. Menurut Destry, BI dapat berjalan bersama pemerintah untuk mencapai arah ekonomi yang sama, tetapi tetap bekerja sesuai mandat dan kewenangan masing-masing.

Pernyataan tersebut disampaikan Destry saat ditanya soal dukungan BI terhadap target pertumbuhan ekonomi 8 persen oleh pemerintah. Ia mengatakan BI akan mengoptimalkan perannya sesuai mandat untuk mendukung rencana tersebut.

“Kita mendukung pemerintah. Itu adalah memang rencana pemerintahnya. Tentunya sesuai dengan mandat yang kita miliki, kita akan optimalkan,” kata Destry kepada wartawan di Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Rabu (26/8).

Destry menjelaskan, salah satu peran BI adalah turut menciptakan iklim ekonomi yang kondusif. Kondisi tersebut diperlukan agar sektor riil dapat tumbuh dan menciptakan lapangan kerja. Sehingga stabilitas ekonomi menjadi bagian penting bagi BI.

Petugas keamanan melakukan penjagaan di kawasan Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Bank sentral, kata dia, perlu menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi agar tetap kuat. Selain itu, ketersediaan pembiayaan juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk menopang aktivitas ekonomi.

“Jadi tugas kami adalah bagaimana kita berusaha untuk menjaga iklim ekonominya kondusif, artinya stabilitas terjaga. Kemudian pertumbuhan supaya dinamanya kuat dan sebagainya. Ketersediaan pembiayaan juga ada. Nah ini yang menjadi PR dari kita,” ujarnya.

Destry menekankan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi tidak hanya menjadi tanggung jawab BI. Pemerintah memiliki kewenangan dan rencana sendiri, khususnya dalam mendorong sektor riil.

Sehingga koordinasi antara pemerintah dan BI diperlukan agar kebijakan ekonomi dapat bergerak menuju sasaran yang sama. Namun, sinergi tersebut bukan berarti independensi BI berkurang.

“Jadi ini sebenarnya sinergi aja...sinergi itu nggak berarti kita (BI -red) kehilangan independensi, tidak,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi diperlukan agar tujuan ekonomi tercapai tanpa mencampuraduk kewenangan. Dengan demikian, kerja bersama untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan tetap dapat dilakukan dalam koridor independensi bank sentral.

“Karena kita bergerak bersama-sama menuju arah yang sama, tentu sesuai dengan kewenangan masing-masing,” kata Destry.