Kumparan Logo

Di Tengah Pandemi Corona, Perusahaan Sepatu di Tangerang PHK 2.500 Pekerjanya

kumparanBISNISverified-green

comment
27
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah buruh pabrik di Jalan Industri. Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah buruh pabrik di Jalan Industri. Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Di tengah pandemi virus corona, beredar surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari PT Shyang Yao Fung kepada pekerjanya. Adapun Shyang Yao Fung merupakan perusahaan produsen sepatu yang beralamat di Tangerang, Banten.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPC Anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi, membenarkan hal itu. Menurut dia, sebanyak 2.500 karyawan produsen sepatu itu terkena PHK.

"Tutup Pabrik total sekitar 2.500, itu semua karyawan di-PHK," jelasnya kepada kumparan, Kamis (30/4).

Surat pemberitahuan PHK ke karyawan PT Shyang Yao Fung. Foto: Dok Istimewa

Berdasarkan surat PHK yang beredar, PHK akan dilakukan melalui 2 tahap. Tahap pertama yakni pada 13 Mei 2020, PHK akan dilakukan terhadap 1.800 karyawan. Sementara tahap kedua pada 20 Mei 2020, PHK dilakukan terhadap 700 sisa pekerja.

“Secara bertahap (PHK dilakukan) mulai Mei,” tegas Ahmad.

instagram embed

Kabar mengenai PHK karyawan PT Shyang Yao Fung, sebelumnya sudah beredar luas di media sosial. Bahkan video pembacaan surat PHK itu diposting oleh akun Instagram @lambe_turah pada Rabu (29/4) kemarin.

kumparan telah mencoba menghubungi pejabat Kementerian Ketenagakerjaan dan Wali Kota Tangerang untuk mengkonfirmasi perihal PHK ini. Namun hingga berita ini diturunkan, telepon dan pesan yang dikirimkan belum direspons.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.