Kumparan Logo

Di Tengah Pandemi COVID-19, Bisnis TaniHub Group Tumbuh 639 Persen

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para mitra petani TaniFund mencangkul lahan sebelum menanam bibit kentang granola di Ciwidey, Jawa Barat. Foto: Bhisma Adinaya/Tanihub Group
zoom-in-whitePerbesar
Para mitra petani TaniFund mencangkul lahan sebelum menanam bibit kentang granola di Ciwidey, Jawa Barat. Foto: Bhisma Adinaya/Tanihub Group

Pandemi COVID-19 yang merebak hampir sepanjang tahun 2020 membuat pertumbuhan ekonomi berbagai sektor terpuruk.

Kendati begitu, ada juga sektor yang justru moncer di tengah ketidakpastian perekonomian itu. Mulai dari sektor kesehatan, pertanian, hingga konsumsi.

Kondisi positif ini juga dialami oleh TaniHub Group. Platform yang menyediakan berbagai hasil tani ini mencatatkan pertumbuhan bisnis hingga 639 persen sepanjang 2020.

Presiden TaniHub Group, Pamitra Wineka, mengatakan bahwa pertumbuhan bisnis perusahaan terjadi karena tepatnya siasat yang dipilih menghadapi pandemi COVID-19.

"Ini ditopang inovasi-inovasi yang difokuskan untuk ketiga unit bisnis di bawahnya. TaniHub sebagai platform untuk produk pangan dan pertanian, TaniFund sebagai platform permodalan mitra petani, dan Tani Supply sebagai unit rantai pasok," jelas Pamitra dalam keterangan tertulis, Jumat (22/1).

Pamitra Wineka, Chairman TaniFund. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan

Menurut Pamitra, terhitung sejak Maret hingga Desember 2020, TaniHub mencatatkan pengguna baru sebanyak 250.000 orang. Sementara melalui TaniFund, tercatat mereka telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp 89,22 miliar untuk 243 proyek di bidang pangan.

Saat ini, startup agrikultur itu telah menaungi sebanyak 46.000 petani. Pamitra mengeklaim, pendapatan para petani mitra TaniHub meningkat sebesar 20 persen.

kumparan post embed

"Kami tetap akan meningkatkan usaha dan peran kami bagi pertanian Indonesia. Walaupun tahun 2021 juga akan memiliki tantangannya tersendiri," pungkas Pamitra.