Di Tengah Pandemi, Jasa Marga Sebar Dividen Rp 110,36 Miliar

11 Juni 2020 15:25 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jasa Marga pantau operasional jalan tol untuk memastikan keamanan pengguna jalan di masa libur natal dan tahun baru. Foto: Dok. Jasa Marga
zoom-in-whitePerbesar
Jasa Marga pantau operasional jalan tol untuk memastikan keamanan pengguna jalan di masa libur natal dan tahun baru. Foto: Dok. Jasa Marga
ADVERTISEMENT
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menetapkan pembagian dividen kepada pemegang saham senilai Rp 110,36 miliar. Jumlah itu, setara dengan 5 persen laba bersih tahun buku 2019.
ADVERTISEMENT
Pada tahun 2019, Jasa Marga membukukan laba bersih Rp 2,21 triliun.
Corporate Secretary Jasa Marga, Agus Setiawan mengatakan, pertimbangan besaran dividen tersebut tak lepas dari kebutuhan Jasa Marga yang tengah melakukan ekspansi bisnis jalan tol dan perlu memperkuat likuiditas di tengah pandemi COVID-19.
"Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2019, Kamis (11/06), telah memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp 110,36 miliar atau sebesar 5 persen dari laba bersih Perseroan tahun 2019 dengan dividen per lembar yang diperoleh pemegang saham sekitar Rp 15,20," ujar Agus melalui keterangan resmi kepada yang diterima kumparan, Kamis (11/6).
Sejumlah kendaraan melaju di jalan tol layang Jakarta - Cikampek (Japek) KM 47, Karawang, Jawa Barat, Senin (8/6). Foto: ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
Pada tahun 2019, pihaknya menuturkan pengoperasian ruas-ruas jalan tol baru menyumbang peningkatan total aset perseroan yang mencapai Rp 99,68 triliun atau meningkat sebesar 20,94 persen dari tahun 2018.
ADVERTISEMENT
Sementara, Jasa Marga juga mencatat pertumbuhan EBITDA mencapai nilai Rp 6,88 triliun atau tumbuh sebesar 14,26 persen dari tahun 2018, sedangkan untuk Margin EBITDA sebesar 62,65 persen.
"Hal ini merupakan pencapaian Jasa Marga untuk tetap menjaga kinerja positif," sambungnya.
Pendapatan usaha Jasa Marga, menurutnya kini mencapai Rp 10,98 triliun, tumbuh 12,26 persen dari tahun 2018. Jumlah ini berasal dari kontribusi pendapatan jalan tol Rp 10,13 triliun, naik 12,11 persen dari tahun 2018 serta pendapatan usaha lain sebesar Rp 853,47 miliar, naik 14,08 persen dari tahun 2018.
"Pengoperasian ruas jalan tol baru yang beroperasi telah berkontribusi pada peningkatan pendapatan tol," ujarnya.
Sebanyak enam jalan tol baru sepanjang 161,58 Km berhasil dioperasikan oleh Jasa Marga di tahun 2019. Rincian jalan tol operasi tahun 2019 di antaranya:
ADVERTISEMENT
1. Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Seksi VII (Sei Rempah-Tebing Tinggi), sepanjang 9,26 km.
2. Jalan Tol Pandaan-Malang, Seksi I-IV (Pandaan-Pakis), sepanjang 35,38 km.
3. Jalan Tol Gempol-Pandaan, tahap II (Pandaan IC-Pandaan), sepanjang 1,56 km.
4. Jalan Tol Kunciran-Serpong, sepanjang 11,14 km.
5. Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, sepanjang 38,00 km.
6. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Seksi II-IV (Samboja-Simpang Jembatan Mahkota 2), sepanjang 66,24 km.