Diakuisisi BTN, Bank Victoria Syariah Bakal Gelar RUPSLB Agustus 2025

22 Juli 2025 14:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Diakuisisi BTN, Bank Victoria Syariah Bakal Gelar RUPSLB Agustus 2025
RUPSLB Bank Victoria Syariah (BVIS) dilakukan pada Agustus 2025, sebagai tindak lanjut dari akta jual beli dan pengambilalihan saham BVIS oleh BTN.
kumparanBISNIS
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk resmi menandatangani akta jual beli dan pengambilalihan saham PT Bank Victoria Syariah, Kamis (5/6/2025).  Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk resmi menandatangani akta jual beli dan pengambilalihan saham PT Bank Victoria Syariah, Kamis (5/6/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
ADVERTISEMENT
PT Bank Victoria Syariah (BVIS) tengah bersiap untuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Agustus 2025, usai diakuisisi oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN pada Juni 2025.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama BVIS, Dery Januar, mengatakan bahwa RUPSLB pada bulan depan sebagai tindak lanjut dari akta jual beli dan pengambilalihan saham perseroan oleh BTN pada 5 Juni lalu. Menurutnya, agenda dalam RUPSLB nanti akan kita sampaikan setelah kami menerima persetujuan dari pemegang saham dalam hal ini BTN.
"Nanti kami sampaikan setelah BTN menyetujui agenda RUPSLB," ujar Dery dalam keterangannya, Selasa (33/7).
Dia melanjutkan, aksi korporasi dilakukan setelah pengambilalihan saham oleh BTN. Setelah itu BVIS dan BTN akan mendirikan Bank Umum Syariah.
"Ini pasti akan berdampak pada bisnis BVIS ke depan dan itu harus diputuskan di dalam RUPSLB," katanya.
"Kami menyambut baik langkah strategis yang akan dilakukan bersama BTN karena sudah kebayang bisnis BVIS akan menjadi lebih besar. Oleh karena itu, kami memberikan dukungan positif terhadap semua proses yang saat ini sedang berjalan," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, OJK juga sudah menyetujui rencana BTN untuk melakukan spin off unit usaha syariah dengan mengakuisisi Bank Victoria Syariah. Proses restrukturisasi BTN terkait spin off juga sudah mendapatkan izin Presiden melalui Kementerian BUMN dan Danantara.
Lebih lanjut, Dery optimistis kolaborasi bisnis BVIS dengan unit usaha syariah BTN akan menghasilkan entitas bisnis baru dengan semangat baru. Menurutnya, hal ini akan membuat produk BVIS semakin banyak dan dapat bersaing dengan bank syariah lainnya.
"Kita melihat ruang bisnis untuk syariah masih terbuka lebar. Fokus bisnis pada pelayanan di mana loyalitas service iB (syariah) sangat besar dan perbaikan teknologi. Service lebih baik dengan produk yang bervariasi dan dukungan teknologi yang lebih baik, maka ini akan menjadi kolaborasi yang akan menjawab tantangan bisnis perbankan syariah saat ini dan kita hadir memberikan jawaban," kata Dery.
ADVERTISEMENT