Bisnis
·
4 Agustus 2021 14:01
·
waktu baca 1 menit

Digitalisasi Bikin UMKM Harus Siap Bersaing, Termasuk dengan Industri Besar

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Digitalisasi Bikin UMKM Harus Siap Bersaing, Termasuk dengan Industri Besar (826544)
searchPerbesar
Perajin mengangkut tempat tidur bayi berbahan rotan pesanan pelanggan di kiosnya, Jakarta, Selasa (18/5/2021). Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengaku pandemi COVID-19 membuat landscape bisnis berubah baik untuk usaha kecil maupun industri besar. Semua pelaku usaha harus terus berinovasi.
ADVERTISEMENT
"Saya selalu cerita jangan diasumsikan pelaku industri besar tenang-tenang saja ongkang-ongkang kaki, mereka pun terus berinovasi dan bergerak," kata Emil saat konferensi pers Bangga Buatan Indonesia Lokal Keren Jatim secara virtual, Rabu (4/8).
Emil mengatakan saat ini para pelaku usaha didorong bertransformasi ke arah digital. Menurutnya, digitalisasi sebelumnya hanya dilakukan oleh para pelaku industri besar seperti untuk branding, website, iklan, konten, hingga digital marketing.
Namun, dengan adanya kompetisi tanpa batas membuat kondisinya sekarang berbeda. Pelaku UMKM juga harus siap masuk ke pasar digital.
Digitalisasi Bikin UMKM Harus Siap Bersaing, Termasuk dengan Industri Besar (826545)
searchPerbesar
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak kunjungi Bangsring Underwater di Banyuwangi. Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi
"Artinya pelaku UMKM dulu jualan di toko saingan dia hanya satu rak beberapa produk lain yang bisa dilihat konsumen yang masuk ke toko. Saingan lebih sedikit tapi potensinya juga terbatas karena marketnya hanya orang yang datang ke toko itu,” ujar Emil.
ADVERTISEMENT
“Tapi sekarang dengan dia berjualan online, dia bisa menjual ke banyak sekali pembeli, tetapi pesaingnya juga banyak, bisa puluhan ribu bahkan,” tambahnya.
Untuk itu, Emil merasa diferensiasi menjadi hal yang tidak kalah penting saat ini. Ia menegaskan terus mendukung produk-produk UMKM termasuk melalui berbagai program seperti pameran yang digelar termasuk Bangga Buatan Indonesia.