Dijual Rp 15 Ribu per Kg, Bawang di Kramat Jati Dipasok dari Jabar

Ruas jalan di blok penjualan sayur di Pasar Induk Kramat Jati di Jakarta Timur tampak dipenuhi beberapa pedagang yang tengah sibuk mengupas bawang merah. Rata-rata di hadapan pedagang tadi, terhampar butiran-butiran bawang merah yang berserakan. Bawang merah eceran di sini dijual mulai Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per kilogram (kg).
“Kami lagi ngupas kulitnya. Karena ada beberapa pembeli yang enggak mau pakai kulit, maunya praktis saja,” kata Sulis, salah satu pedagang bawang merah, kepada kumparan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (20/9).
Dia mengatakan, setiap harinya selalu menghabiskan sebanyak 100 kilogram bawang merah. Jumlah ini masih dari satu pedagang saja, belum pedagang-pedagang lain yang menjual bawang merah di pasar ini.

Melimpahnya pasokan bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati ternyata kebanyakan disuplai dari wilayah Jawa Barat (Jabar). Beberapa daerah di Jabar yang diketahui sebagai pemasok di antaranya Kabupaten Cirebon, Bandung, Majalengka, dan juga Garut.
“Iya, kami banyak dipasok dari Jawa Barat bawang merah. Kami langganan dari tahun 2015,” kata Sumenep, pedagang bawang merah lainnya.
Sumenep sendiri diketahui mengambil pasokan bawang merah dari wilayah Garut sebanyak 170 kg setiap harinya. Dia mengatakan, bawang merah dari wilayah Jabar ini merupakan komoditas yang menjadi unggulan dan banyak dicari pembeli.
“Soalnya bawangnya itu besar dan segar. Enak dilihat, wangi juga,” tutupnya
