Dilindungi Teknologi Berlapis, Transaksi Pembayaran Contactless Dianggap Aman
·waktu baca 1 menit

Pembayaran secara contactless saat ini menjadi pilihan transaksi yang banyak dilakukan masyarakat. Namun, tidak sedikit yang menanyakan mengenai keamanan bertransaksi secara cantactless.
Head of Strategy dan Business Planning PT Visa Worldwide Indonesia, Handikin Setiawan, mengakui masalah keamanan memang sering dipertanyakan. Ia memastikan semua aman karena sudah ada perlindungan yang disiapkan.
“Konsep kita juga sama bahwa pembayaran contactless atau tap to pay dilindungi dengan teknologi keamanan yang berlapis,” kata Handikin saat konferensi pers secara virtual, Kamis (24/6).
Handikin mengungkapkan setidaknya ada empat komponen yang membuat pembayaran contactless aman. Pertama adalah soal inisiasi. Handikin menjelaskan transaksi secara contactless hanya bisa dilakukan kalau sudah ada inisiasi dari merchant atau toko.
“Jadi kalau misalnya kartunya enggak sengaja kena tap tapi transaksinya belum diinisiasi itu tidak ada proses yang tejadi, jadi tetap aman,” ujar Handikin.
Komponen kedua adalah terkait jarak. Handikin mengatakan kartu contactless harus berada di jarak sekitar 2,5 sampai 5 cm dari terminal pembayaran supaya kartunya bisa diproses. Kondisi itu dianggap aman dari kekhawatiran uang terpotong dua kali.
“Kemudian ketiga adalah cips atau kode spesifik yang di dalam cip. Jadi di setiap ketika terjadi tap ada kode sekali pakai spesifik per transaksi, di mana membuat tidak mungkin kode tersebut digunakan kembali oleh pelaku penipuan,” ungkap Handikin.
Sementara yang keempat adalah siap untuk mengatasi permasalahan transaksi. Ia memastikan pihaknya bakal membantu kalau ada kasus yang berkaitan dengan contactless apalagi tindak kejahatan.
“Jadi kalau ada transaksi yang dilakukan tidak sah berupa pemalsuan atau dari kartu yang hilang atau hasil pencurian identitas bisa menangani permasalahan ini untuk semua pemegang kartu. Jadi kita akan bantu mencari solusinya,” tutur Handikin.
