Kumparan Logo

Dipatok Sampai Rp 1 Juta, Tiket Kereta Wisata Lebaran Ludes Terjual

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kereta Pariwisata Priority (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kereta Pariwisata Priority (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, PT Kereta Api Pariwisata, masih membuka pemesanan tiket kereta api wisata untuk perjalanan di bulan Juni 2018. Bahkan PT Kereta Api Pariwisata memberikan harga promo alias lebih murah dari biasanya.

Di hari biasa dan akhir pekan atau saat mudik Lebaran, tiket kereta api wisata dibanderol cukup mahal dibandingkan dengan kereta kelas eksekutif. Misalnya dari Gambir ke Malang, harga tiket kereta wisata bisa dipatok Rp 1 juta.

Kepala Humas PT Kereta Api Pariwisata Evi Sarifah mengungkapkan layanan kereta wisata mulai ada sejak Agustus 2017. Walaupun harga jual sangat mahal tapi kereta wisata tidak pernah sepi peminat. Biasanya penumpang yang mayoritas menengah ke atas lebih ingin merasakan kenyamanan dan keamanan saat bepergian jauh dengan menggunakan moda kereta api.

"Pastinya menengah ke atas artinya satu level di atas kelas eksekutif. Kita coba tahun lalu tepatnya 4 Agustus 2017, dengan rute Yogyakarta, Surabaya. Waktu itu peminatnya banyak," ungkap Evi kepada kepada kumparan (kumparan.com), Sabtu (11/5).

Kereta Pariwisata Priority (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kereta Pariwisata Priority (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Evi menambahkan ada beberapa destinasi tujuan yang dilayani kereta wisata. Contohnya Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan terakhir Malang dengan tarif setiap penumpangnya berbeda. Berikut rinciannya:

Gambir-Yogyakarta Rp 800 ribu,

Gambir-Semarang Rp 750 ribu,

Gambir-Surabaya Rp 900 ribu,

Gambir-Malang Rp 1 juta.

Untuk arus mudik tahun ini, semua tiket kereta wisata reguler yang berangkat dari Stasiun Gambir terutama ke empat kota tujuan utama dipastikan habis terjual. Sedangkan PT Kereta Api Pariwisata masih menjual beberapa tiket promo.

"Rata-rata sudah habis sampai bulan Juni. Yang masih tersisa ya itu yang promo LD (Luar Dinas). Kenapa murah? harusnya kereta biasa itu kan, pas kembalinya kan kosong (penumpang), nah dari KAI Pusat memutuskan ya sudah daripada kosong kan menjalankan itu kembali juga butuh biaya ya sudah dipromoin karena itu tanggal-tanggalnya kan bukan yang umum," jelas dia.

Evi memastikan setiap penumpang yang naik kereta wisata akan merasa nyaman. Pasalnya, setiap gerbong kereta wisata hanya berisi 30 tempat duduk (seat). Jumlahnya lebih sedikit dibandingkan gerbong kereta eksekutif yang sebanyak 50 seat, gerbong kereta bisnis 64 seat dan gerbong kereta ekonomi 80 seat.

Kereta Pariwisata Priority (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kereta Pariwisata Priority (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Untuk itu, Evi mengimbau kepada calon penumpang yang mau bepergian menggunakan gerbong kereta wisata agar bisa memesan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, terutama saat weekend dan libur nasional.

"Biasanya gini, di luar Lebaran itu perilakunya orang (pesan tiket kereta wisata) di H-3, H-2, atau H-1. Kalau kami lihat Yogyakarta atau Bandung naik KA Parahyangan kalau big season (harus pesan) di H-7 harusnya," jelasnya.

Adapun rute keberangkatan dan juga promo harga yang diberikan PT KAI Pariwisata sebagai berikut:

1. Surabaya - Gambir (9,11,13) seharga Rp 600 Ribu

2. Gambir - Surabaya (19,21,23) seharga Rp 600 Ribu

3. Yogya - Gambir (10-14) seharga Rp 500 Ribu

4. Gambir - Yogyakarta (18-25) seharga Rp 500 ribu

5. Malang - Gambir (9,11,13) seharga Rp 600 ribu

6. Gambir - Malang (19,21,23) seharga Rp 600 ribu

7. Solo - Gambir (15-16) seharga Rp 500 ribu

8. Gambir - Solo (18-25) seharga Rp 500 ribu

9. Semarang - Gambir (15) seharga Rp 550 ribu

10. Gambir - Semarang (18-25) seharga Rp 550 ribu