Dirut Berdikari Minta Maaf Pistolnya Meletus Usai Pantau Stok Pangan di Sulsel
·waktu baca 2 menit

Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara, meminta maaf usai insiden pistolnya meletus di Bandara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan (Sulsel), tepatnya di area konter check-in Citilink, pada Senin (17/4).
Harry mengaku saat kejadian tidak berada di lokasi counter penitipan senjata api. Namun, ia tetap menyesali terjadinya insiden tersebut.
Meski tidak ada korban jiwa, Harry mengakui kejadian itu membuat ketidaknyamanan yang dirasakan beberapa pihak mulai dari pengunjung, petugas counter check-in, hingga personel keamanan bandara setempat.
“Saya memohon maaf kepada publik atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden di Bandara Sultan Hasanuddin Senin lalu,” kata Harry melalui keterangan tertulis, Kamis (20/4).
Harry menjelaskan senjata api tersebut dibawa dalam rangka adanya rencana sesi kegiatan latihan menembak bersama di fasilitas tembak resmi di Sulsel. Ia berharap insiden meletusnya pistol itu tidak terulang di lingkungan mana pun. Harry juga menekankan pentingnya selalu menaati prosedur pembawaan senjata api sesuai peraturan yang berlaku.
Cek Stok Pangan dan Beri Bantuan di Sumsel
Sehari sebelum insiden pistol meletus, Harry mengecek stok ketahanan pangan di fasilitas peternakan Berdikari di Sidrap, Sulsel. Pengecekan itu merupakan tindak lanjut dari serangkaian pelaksanaan kegiatan selama Ramadhan 2023 oleh Berdikari.
Pemantauan stok pangan di berbagai daerah yang dilakukan Berdikari bersamaan dengan pelaksanaan program pengurangan angka Keluarga Rawan Stunting (KRS). Pengecekan ini merupakan bagian dari program bantuan pangan pengentasan stunting kepada 1.4 juta KRS agar sampai ke masyarakat yang berhak dan benar-benar membutuhkan.
Berdikari juga telah memberi bantuan pangan kepada santri dan pelafal Al-Quran di bawah naungan Yayasan Panti Asuhan Tiga Masjid, Markaz Hijrah Indonesia, anak-anak panti asuhan Putra Nusa, masyarakat Kecamatan Babelan di Bekasi, dan juga mendukung bazaar murah yang diadakan pemerintah di berbagai lokasi.
Harry menegaskan seluruh kegiatan Berdikari berorientasi memberi manfaat maksimal BUMN ke masyarakat dan juga berkontribusi bagi negara.
