Kumparan Logo

Dirut Garuda Pastikan 1 Pesawat Tambahan untuk Penerbangan Haji Tiba Pekan Ini

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat Garuda Indonesia. Foto: Ryan Fletcher/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Garuda Indonesia. Foto: Ryan Fletcher/Shutterstock

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Irfan Setiaputra, mengakui banyak penerbangan haji yang mengalami keterlambatan alias delay. Hal itu disebabkan oleh satu pesawat yang disewa perusahaan belum juga tiba di Indonesia.

Irfan mengatakan pesawat sewaan tersebut terkendala sertifikasi. Namun, dia memastikan pesawat itu akan tiba di RI pada Rabu (22/5).

"Sertifikasinya belum selesai tapi semua sudah kita cek sudah oke semua. Kita harap 22 Mei sudah tiba untuk kemudian bisa mendukung kita dalam proses penerbangan haji ini," kata Irfan kepada wartawan di Kompleks Parlemen RI, Senin (20/5).

Untuk tahun ini, GIAA menyewa 9 pesawat berbadan besar dengan kapasitas penumpang 450 kursi. Tapi hingga pemberangkatan haji di pekan pertama, baru 8 pesawat yang tiba.

"Kami juga mengakui memang ada banyak sekali penerbangan delay (terlambat) akibat ada 1 pesawat yang kita sewa yang sampai hari ini belum sampai," ujar Irfan.

Selain satu pesawat terlambat datang, masalah lain pada penerbangan haji 2024 adalah insiden percikan api di pesawat Boeing 747-400 dengan nomor penerbangan GA-1105 yang take off di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/5).

Pesawat itu membawa 450 orang jemaah haji kloter 5 Embarkasi Makassar Tahun 2024. Akibatnya, pesawat dengan tujuan Madinah tersebut Return to Base (RTB).

Irfan mengatakan temuan terbaru, tidak ada benda asing yang masuk ke dalam mesin. Jadi, percikan api berasal dari internal mesin. Investigasi mendalam juga terus dilakukan.