Kumparan Logo

Ditopang Investasi AI, Obligasi Malaysia Cetak Rekor Inflow Dana Asing Rp 68,6 T

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bendera Malaysia. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bendera Malaysia. Foto: Shutter Stock

Obligasi Malaysia menarik aliran dana masuk (inflow) tertinggi pada Agustus, di tengah optimisme terhadap dampak kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bagi perekonomian Asia Tenggara.

Dikutip dari Bloomberg, investor asing menggelontorkan dana sebesar USD 3,9 miliar atau sekitar Rp 68,6 triliun (kurs Rp 17,611/per USD) ke dalam obligasi pemerintah dan korporasi negara tersebut. Angka ini tercatat sebagai arus masuk bulanan terbesar dalam data Bank Negara Malaysia sejak 2016.

Malaysia muncul sebagai pusat data utama di Asia Tenggara, dengan menarik investasi senilai miliaran dolar dari berbagai perusahaan seperti Oracle Corp. dan Amazon.com Inc.

Ilustrasi Amazon. Foto: Sundry Photography/Shutterstock

Arus dana masuk ini turut membantu menopang mata uang ringgit, yang melonjak lebih dari 1 persen pada Agustus dan menjadikannya salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di Asia.

"Dana global tertarik masuk karena Malaysia adalah pemenang dalam tren AI, yang didukung oleh pertumbuhan ekspor yang kuat serta masuknya investasi asing langsung (foreign direct investment)," ujar Makro Strategis Asia di RBC Capital Markets Ltd., Singapura, Abbas Keshvani, dikutip dari Bloomberg, Minggu (13/9).

Abbas juga melihat tren ini diproyeksikan akan terus berlanjut seiring masuknya aliran investasi asing langsung yang serupa.