Ditopang Saham Indofarma dan Kimia Farma, IHSG Sesi I Ditutup Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau menutup perdagangan bursa saham siang ini. Pada perdagangan sesi I, Selasa (8/12), IHSG ditutup menguat 9,112 poin (0,15 persen) ke 5.939,871. Sementara indeks LQ45 ditutup turun 4,769 poin (0,51 persen) ke 931,548.
Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 953.318 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 19,441 miliar saham senilai Rp 11,285 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 539,98 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.931,802 triliun.
Saham-saham pendorong indeks atau top gainers siang ini di antaranya Indofarma (INAF) naik 895 poin (21,16 persen) ke Rp 5.125, Itama Ranoraya (IRRA) naik 280 poin (19,44 persen) ke Rp 1.720, Kimia Farma (KAEF) naik 820 poin (18,51 persen) ke Rp 5.250, Indika Energy (INDY) naik 235 poin (13,39 persen) ke Rp 1.990, dan Smartfren Telecom (FREN) naik 8 poin (11,59 persen) ke Rp 77.
Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah hari ini pada pukul 11.42 WIB bergerak melemah terhadap dolar AS di Rp 14.125,00 atau turun 20,00 poin (0,14 persen). Sedangkan untuk kurs tengah Bank Indonesia (JISDOR), kurs rupiah terhadap dolar hari ini dipatok di posisi Rp 14.164,00.
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 72,10 poin (0,27 persen) ke 26.474,54
Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 161,89 poin (0,61 persen) ke 26.344,96
Indeks SSE Composite di turun 8,62 poin (0,25 persen) ke 3.407,99
Indeks Straits Times di Singapura naik 0,02 poin (0,00 persen) ke 2.825,56
Indeks KOSPI di Korea Selatan turun 17,31 poin (0,63 persen) ke 2.728,13
