kumparan
25 Juli 2019 11:41

DKI Jakarta Jadi Provinsi Terbaik Kendalikan Inflasi di Jawa-Bali 2018

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (tengah) hadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2019 di Jakarta, Kamis (25/7). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Bank Indonesia (BI) beserta pemerintah pusat dan daerah hari ini, Kamis (26/7) menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) pengendalian inflasi.
ADVERTISEMENT
Dalam acara ini juga diberikan penghargaan kepada sejumlah daerah yang mampu mengendalikan inflasi secara baik selama 2018.
"TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Award ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan apresiasi kepada daerah yang dinilai telah mengendalikan inflasi pada 2018. Masing-masing kabupaten, kota, dan provinsi ini terbagi dalam lima wilayah," ujar Menko Perekonomian Darmin Nasution di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (25/7).
Untuk kategori provinsi terbaik pengendalian inflasi di wilayah Jawa dan Bali dimenangkan DKI Jakarta. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mmbuka Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2019 di Jakarta, Kamis (25/7). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Berikut daerah-daerah yang memenangkan TPID Award 2018:
Kabupaten Wilayah Sumatera: TPID Kabupaten Deliserdang Wilayah Jawa dan Bali: TPID Kabupaten Bali Wilayah Kalimantan: TPID Kabupaten Mahakam Hulu Wilayah Sulawesi: TPID Kabupaten Uluwatu Wilayah Maluku dan Papua: TPID Kabupaten Lombok Barat
ADVERTISEMENT
Kota Wilayah Sumatera: TPID Kota Tanjung Pinang Wilayah Jawa dan Bali: TPID Kota Kediri Wilayah Kalimantan: TPID Kota Samarinda Wilayah Sulawesi: TPID Kota Palopo Wilayah Maluku dan Papua: TPID Kota Mataram
Provinsi Wilayah Sumatera: TPID Provinsi Bengkulu Wilayah Jawa dan Bali: TPID Provinsi DKI Jakarta Wilayah Kalimantan: TPID Provinsi Kalimantan Timur Wilayah Sulawesi: TPID Provinsi Gorontalo Wilayah Maluku dan Papua: TPID Provinsi Nusa Tenggara Barat
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan