Dosen dengan Gaji di Bawah Rp 8 Juta Bisa Ambil KPR Subsidi BTN, Bunga 5 Persen
·waktu baca 2 menit

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyatakan siap menyediakan rumah bagi para dosen. Skema kreditnya pun diklaim akan mudah dan terjangkau.
Direktur Distribution and Funding Bank BTN Jasmin mengatakan, BTN memiliki fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) untuk milenial dengan jangka waktu kredit hingga 30 tahun dan uang muka 1 persen.
Sementara itu, khusus untuk dosen dengan gaji di bawah Rp 8 juta per bulan, BTN juga memiliki program KPR Subsidi dengan bunga hanya 5 persen.
Program tersebut masuk dalam program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Syaratnya yakni, WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, penghasilannya tak lebih dari Rp 8 juta per bulan, serta sudah bekerja atau memiliki usaha minimal 1 tahun.
“Program KPR Subsidi dari pemerintah ini memungkinkan para dosen bisa memiliki rumah dengan mengangsur hanya sekitar Rp 1 juta setiap bulan,” kata Jasmin dalam keterangannya, Jumat (2/9).
Jasmin melanjutkan, BTN juga siap membangun hunian bagi pada dosen. Hari ini, BTN juga melakukan Fun Bike di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta dan mensosialisasikan hal tersebut kepada para dosen milenial.
“Kami siap bekerja sama, misalnya UGM punya lahan dan kami bangunkan rumah tapak yang dikhususkan bagi para dosen milenial. Mau design seperti apa, pengembangnya mana, kami bisa sediakan termasuk fasilitas kredit yang mudah dan murah,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bank BTN juga menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) untuk UGM berupa renovasi sarana prasana di kampus tersebut. “Kami selalu berupaya memberikan layanan terbaik bagi nasabah kami, baik di sisi bisnis maupun sosial,” ujar Jasmin.
Sementara itu, Rektor UGM Ova Emilia mengatakan, dirinya mengapresiasi dukungan Bank BTN untuk UGM. “Kami terbuka untuk kerja sama dengan Bank BTN,” ujar Ova.
Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama UGM Ignatius Susatyo Wijoyo mengatakan, pihaknya berharap Bank BTN ikut memberikan kredit murah untuk kesejahteraan karyawan UGM. “Dengan fasilitas kredit dari BTN tentunya akan mendukung kesejahteraan karyawan UGM, terutama para dosen. Tentunya kami berharap uang muka yang murah dan skema yang terjangkau,” tutur Ignatius.
Hingga Juni 2022, Bank BTN Kantor Cabang Yogyakarta tercatat telah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) total senilai Rp 1,41 triliun atau naik 4,03 persen dari Rp 1,36 triliun pada Desember 2021. Dari total tersebut, DPK lembaga yang dihimpun senilai Rp 344 miliar pada Juni 2022 atau naik 4,24 persen dari Rp 330 miliar di Desember 2021.
