Kumparan Logo

Dua Emiten IPO Hari Ini, MAXI Sentuh ARB

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) dan PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) melakukan penawaran saham perdana (initial public offering) atau IPO pada hari Senin (12/6). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) dan PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) melakukan penawaran saham perdana (initial public offering) atau IPO pada hari Senin (12/6). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) dan PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) melakukan penawaran saham perdana (initial public offering) atau IPO hari ini, Senin (12/6).

Dua perusahaan tersebut tercatat ke-41 dan ke-42 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023. Saham MAXI turun 15 poin atau 15 persen menjadi 85 per lembar atau menyentuh auto rejection bawah (ARB). Lain halnya saham KLAS naik 34,93 persen atau 51 poin ke level 197 per lembar.

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk bergerak

Merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan ringan (kerupuk, keripik, peyek dan sebagainya) yang menggunakan bahan dasar 100 persen umbi-umbian lokal dan hasil produksinya di ekspor 99 persen ke mancanegara seperti Amerika, Eropa, Australia, Jepang dan lainnya. Perseroan melakukan IPO dengan melepas sejumlah 1 miliar lembar saham di harga Rp 100 per lembar saham.

Sarkoro Handajani selaku Direktur Utama KLAS menjelaskan bahwa langkah perusahaan masuk BEI melalui IPO adalah bagian dari strategi untuk menambah modal kerja supaya dapat meningkatkan kapasitas produksi dan juga menambah diversifikasi produk.

“Kami berterima kasih terhadap tingginya antusiasme investor terhadap IPO MAXI. Terjadinya oversubscribed merupakan wujud nyata kepercayaan yang diberikan oleh investor terhadap prospek cerah industri makanan ringan yang dikelola oleh perseroan.

Transaksi ini menunjukkan upaya dan kemampuan Shinhan Sekuritas Indonesia dalam mendukung klien kami untuk listing di Indonesia," imbuh Tenny P.W. Juniawarman selaku Direktur PT Shinhan Sekuritas Indonesia.

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) dan PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) melakukan penawaran saham perdana (initial public offering) atau IPO pada hari Senin (12/6). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

Profil PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk

Pelayaran Kurnia Lautan Semesta, sebuah perusahaan jasa angkutan laut telah melakukan IPO dan mencatatkan sahamnya dengan kode saham KLAS.

Saat IPO saham KLAS yang digelar pada 6-8 Juni 2023 dengan harga penawaran Rp 146 per saham, terlihat antusiasme yang sangat besar dari investor publik.

Dalam IPO ini, KLAS melepas sebanyak 540.000.000 saham baru atau mewakili 24,94 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh, sehingga perseroan berhasil memperoleh dana Rp 78,84 miliar.

“Puji syukur kepada Tuhan, pada hari ini kami berhasil mencapai milestone baru. Melalui IPO ini kami ingin selalu memberi dampak positif, kami ingin secara konsisten mendukung berjalannya infrastruktur laut Indonesia yang semakin agresif berkembang," kata Direktur Utama Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Kurnyatjan Sakti Efendie dalam seremoni listing di BEI, Senin (12/6).

Melalui dana hasil IPO perseroan akan memperkuat kinerja ke depan. Dengan sekitar 70,74 persen dana digunakan untuk pembelian 4 (empat) set kapal tunda (tugboat) dan tongkang (barge).

“Pertimbangan perseroan memakai dana hasil penawaran umum untuk pembelian armada kapal dan tongkang dikarenakan dengan armada kapal yang ada saat ini, tidak mampu memenuhi permintaan pasar yang ada,” katanya.

embed from external kumparan

Selanjutnya sekitar 14,65 persen dana yang diperoleh akan digunakan oleh KLAS untuk penyetoran modal kepada perusahaan anak, yaitu KCL yang bergerak di bidang penggalian kuarsa/pasir kuarsa.

Pertimbangan Perseroan untuk melakukan penambahan penyertaan modal di KCL adalah guna mendukung KCL dalam menjalankan kegiatan usahanya. Sekitar 2,66 persen dari dana IPO untuk melakukan renovasi jetty dan infrastruktur, dan sekitar 11,99 persen untuk pembelian mesin cuci pasir dan pemurnian.

“Terakhir, dari sisa hasil dana IPO atau sekitar 14,61 persen akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional Perseroan secara umum,” tutup Kurnyatjan.

Direktur PT Panin Sekuritas Tbk, Prama Nugraha mengatakan bahwa IPO KLAS. berhasil mengalami kelebihan pemesanan atau oversubscribe sebanyak 37,3 kali dari total penawaran umum. Prama mengatakan secara keseluruhan proses IPO KLAS telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana.