Dua Hari Pertamax Naik, Pasokan Pertalite di Jakarta Terpantau Masih Aman
·waktu baca 3 menit

Sejak 1 April Pertamina telah melakukan penyesuaian harga untuk BBM Non Subsidi Gasoline RON 92 atau Pertamax menjadi RP 12.500 per liter, dari sebelumnya hanya Rp 9.000 per liter. Sementara untuk jenis Pertalite tak mengalami penyesuaian yakni tetap Rp 7.650 per liter.
Dengan adanya kenaikan ini dikhawatirkan berimbas pada lonjakan konsumsi Pertalite, di mana selisih harganya dengan jenis Pertamax kini jadi Rp 4.850 per liter. Jika lonjakan konsumsi ini tak bisa dipenuhi pasokannya maka yang dikhawatirkan Pertalite jadi langka.
Dari pantauan kumparan, terhitung dua hari sejak penyesuaian harga Pertamax efektif berlaku, pasokan Pertalite di beberapa SPBU Pertamina di Jakarta Selatan masih tersedia. Terpantau SPBU masih melayani penjualan BBM jenis Pertalite.
Adapun SPBU Pertamina yang dipantau tersebut antara lain SPBU di Jl Warung Jati Barat Ragunan, SPBU di Jl Marga Satwa Ragunan Jati Padang, SPBU di Jl Kemang Selatan, SPBU di Jl Kemang Raya dan SPBU di Jl Mampang Prapatan.
Di salah satu SPBU, penyesuaian harga baru disosialisasikan dengan memasang spanduk bertuliskan harga Pertamax yang dibanderol Rp 12.500 per liter.
Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Aman
Terkait pasokan Pertalite di SPBU Pertamina, Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting sebelumnya menyatakan, bahwa pihaknya menjamin pasokan Pertalite mencukupi. Kata dia pasokan Pertalite kini dalam kondisi aman.
“Kita penuhi semua SPBU, stok di terminal juga mencukupi,” kata Irto saat dihubungi kumparan, Sabtu (2/4).
Walau dijamin cukup, Irto mengatakan saat ini Pertamina belum dapat menghitung seberapa besar kenaikan konsumsi Pertalite. Menurutnya, hal itu dapat dilihat setelah satu pekan berjalan sejak kenaikan harga Pertamax. “Seminggu nanti akan kelihatan trennya,” ujar Irto.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM ) memprediksi penyaluran Pertalite yang telah ditetapkan menjadi Jenis BBM Penugasan Khusus (JBKP) bakal melebihi kuota di akhir 2022 ini.
Realisasi penyaluran Pertalite hingga Februari 2022 sebesar 4,258 juta KL, atau melebihi kuota Februari 2022 secara year to date. Dengan demikian, Tutuka juga memprediksi akan ada over kuota penyaluran Pertalite di akhir tahun.
"Jika diestimasikan dengan skenario ini, maka di akhir 2022 akan ada over kuota 15 persen dari kuota normal atau menjadi 26,5 juta KL," kata dia.
Kendati demikian, jelas Tutuka, pemerintah bersama Pertamina telah memastikan pengamanan pasokan BBM dan LPG, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri ini. Dia mengeklaim, kondisi stok dan coverage days BBM semua jenis dalam kondisi aman. Stok BBM RON 90 atau Pertalite tercatat sebanyak 1.157.229 KL atau coverage selama 15,7 hari.
