Dukung Keanggotaan RI di OECD-CPTPP, Jepang Siap Bantu Keuangan
·waktu baca 2 menit

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasushi Masaki mendukung Indonesia bergabung dengan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) serta Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).
Pria yang akrab disapa Masaki ini mengatakan kedua organisasi tersebut dinilai sangat penting, bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Menurutnya, untuk dapat bergabung, sebuah negara perlu melakukan reformasi sistem, termasuk meningkatkan transparansi serta menyelesaikan persoalan korupsi dan isu-isu lain.
“Terkait OECD, kami tidak hanya menyambut baik niat Anda, tetapi juga mendukungnya. Kami mengirimkan para ahli kami ke pemerintah, misalnya ke Kementerian Hukum dan HAM,” kata Masaki dalam konferensi pers di Kantor Kedutaan Besar Jepang, Jakarta Pusat, Selasa (30/9).
Kata Masaki, hal tersebut dilakukan untuk bertukar pengalaman agar hukum Indonesia dapat disesuaikan dengan standar OECD. Ia juga menyebut Jepang siap memberikan bantuan keuangan kepada OECD, sehingga lembaga tersebut dapat mengirimkan para ahli ke Indonesia dan mempercepat persiapan menuju keanggotaan.
“Jadi secara konkret, kami benar-benar mendukung pendaftaran Indonesia ke OECD,” kata Masaki.
Terkait CPTPP, Masaki menjelaskan situasinya berbeda karena aplikasi baru harus mendapat persetujuan dari seluruh negara anggota. Meski begitu, Masaki menyatakan pihaknya menyambut baik pendaftaran Indonesia di CPTPP.
“Saat ini prosesnya ada di tangan para anggota untuk dibahas, karena ada beberapa negara kandidat. Tetapi secara pribadi, saya menilai Indonesia memiliki prioritas,” kata Masaki.
Untuk dapat masuk ke CPTPP, Indonesia juga perlu menyesuaikan sejumlah regulasi. Dalam hal ini, Masaki menyatakan kesiapan Jepang untuk bekerja sama dengan pemerintah Indonesia.
“Saya sendiri sudah berdiskusi dengan pemerintah, termasuk dengan Menteri terkait. Jepang siap memberikan dukungan begitu pendaftaran Indonesia diterima,” tutur Masaki.
