Dwi Soetjipto Beri Perhatian Khusus ke Blok Masela dan IDD

Usai dilantik menjadi Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), pekerjaan besar menanti Dwi Soetjipto. Dia mengungkapkan, ada sekitar 11 proyek hulu migas yang masih tertunda (pending matters).
Dua dari 11 proyek ini di antaranya Blok Masela di Laut Arafura dan Indonesia Deepwater Development (IDD) di Selat Makassar.
Dwi mengatakan, kedua proyek ini harus mendapatkan perhatian besar sebab cadangannya sangat signifikan. Jika sudah sudah mulai beroperasi, maka produksi migas dalam negeri bisa melonjak.
"Ada 11 pending matters antara lain rencana kerja tahun depan, PoD (Plan of Development) Masela dan IDD, itu ada beberapa arahan. Lalu penggunaan TKDN juga," kata Dwi usai Serah Terima Jabatan Kepala SKK Migas di Kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (3/12).

Untuk Blok Masela, kata Dwi, potensi penambahan produksinya besar sekali. Dia mengatakan jadwal produksi (onstream) Blok Masela bisa dilakukan lebih cepat 1-2 tahun dari waktu yang sudah ditentukan.
"Iya (Blok Masela jadi prioritas), kan bagian potensi penambahan produksi yang besar 2025-2027 akan menjadi prioritas karena sudah jelas dalam desain harus selesai. Kalau awal 2027 onstream, dan menurut informasi digeser lebih maju lebih cepat 1-2 tahun onstream-nya," tambahnya.
Selain itu, arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah investasi migas yang harus digenjot. Indonesia membutuhkan investasi besar jika ingin meningkatkan cadangan minyak dalam negeri.

Tak lupa, di depan karyawan SKK Migas sore ini, dia mengapresiasi kerja Amien Sunaryadi selama ini. Menurut Dwi, Amien berhasil membangun budaya dan kerja yang positif selama menjadi Kepala SKK Migas. Bahkan citra korupsi di SKK Migas sudah tidak ada.
"Kami sebagai petugas baru tentu sangat berharap apa yang selama ini di-support untuk Pak Amien juga didukung kita bersama dalam membangunan kerja sama untuk tugas ke depan. Imbauan untuk kita lakukan benar-benar hal yang sudah dihasilkan tim Pak Amien sangat bangun ini jadi pondasi kita untuk lari lebih kencang," jelasnya.
