Kumparan Logo

Ekonomi China Mulai Pulih, Produksi Petrokimia Chandra Asri Naik 34 Persen

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Pabrik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Pabrik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Perusahaan petrokimia terkemuka, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk mencatatkan pertumbuhan volume produksi hingga kuartal III 2020, seiring dengan ekonomi China yang berangsur pulih.

Direktur Chandra Asri Petrochemical David Kosasih mengatakan, volume produksi naik 34 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 2.757 KT. Sementara penjualan naik 17 persen menjadi 1.626 KT.

“Kuartal III Chandra Asri dan kenaikannya tinggi dibanding kuartal sebelumnya. Kita lihat masuk ke kuartal III, industri mulai pulih di China dan ini membantu volume produksi naik,” katanya saat melalui konferensi pers virtual, Sabtu (6/2).

Suasana Pabrik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Berdasarkan paparannya, kapasitas produksi TPIA telah meningkat dari level 4 juta ton per tahun pada 2019 menjadi 4,23 juta ton per tahun pada 2020. Peningkatan kapasitas tersebut berasal dari penyelesaian pabrik MTBE dan Butene-1 pada tahun 2020.

Perusahaan juga tengah menyelesaikan proyek Enclosed Ground Flare senilai USD 14 juta. Proyek ini akan membantu mengurangi potensi dampak sosial dan lingkungan dari kegiatan operasional petrokimia.

“Mengurangi dampak sosial dan lingkungan di lokasi pabrik,” katanya.

Tahun 2019, emiten petrokimia ini membukukan pendapatan bersih sebesar USD 1,88 miliar. Realisasi ini turun 26 persen dibandingkan dengan pencapaian pendapatan pada tahun sebelumnya yang mencapai USD 2,54 miliar.

kumparan post embed