Kumparan Logo

Ekonomi Indonesia Melambat, IHSG Tetap Moncer Naik 0,53 Persen ke 6.851

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas kebersihan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kebersihan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan saham siang ini, Senin (5/5), tidak terpengaruh sentimen negatif karena ekonomi Indonesia melambat ke 4,87 persen per kuartal I 2025.

Berdasarkan data RTI, IHSG sesi I ditutup naik 35,82 poin (0,53 persen) ke 6.851,55. Indeks LQ45 ditutup naik 6,19 poin (0,81 persen) ke 769,54.

Sebanyak 315 saham naik, 246 saham turun, dan 235 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 698.023 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 13,05 miliar saham senilai Rp 5,69 triliun.

Saham-saham pendorong indeks atau top gainers siang ini:

  • Informasi Teknologi Indonesia (JATI) naik 34,33 persen ke 90

  • Optima Prima Metal Sinergi (OPMS) naik 25,93 persen ke 68

  • Xolare RCR Energy (SOLA) naik 16,90 persen ke 83

  • Langgeng Makmur Industri (LMPI) naik 14,05 persen ke 138

  • Jaya Agra Wattie (JAWA) naik 11,46 persen ke 107

Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah siang ini menguat 8 poin (0,05 persen) di Rp 16.429 terhadap dolar AS.

Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:

Indeks Nikkei 225 di Jepang tutup

Indeks Hang Seng di Hong Kong tutup

Indeks SSE Composite di China tutup

Indeks Straits Times di Singapura naik 1,05 poin (0,04 persen) ke 3.846

instagram embed