Kumparan Logo

Ekonomi Israel Anjlok Imbas Perang Lawan Iran, Minus 3,3% pada Kuartal I 2026

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pelabuhan di Israel. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelabuhan di Israel. Foto: Shutterstock

Pertumbuhan ekonomi Israel mengalami kontraksi atau minus pada kuartal I 2026. Perang melawan Iran memicu gangguan aktivitas bisnis dan ekonomi domestik.

Dilansir Bloomberg, Senin (18/5), Biro Statistik Israel melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) Israel minus 3,3 persen secara tahunan pada tiga bulan pertama tahun ini. Penurunan tersebut lebih dalam dibanding proyeksi ekonom yang disurvei Bloomberg sebesar 2 persen.

Penurunan ekonomi terjadi akibat perang yang dimulai pada akhir Februari 2026, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Sebagai balasan, Iran menembakkan ratusan rudal dan drone ke wilayah Israel, sementara kelompok Hizbullah di Lebanon juga melancarkan serangan ke wilayah utara Israel.

Situasi keamanan itu membuat otoritas Israel memberlakukan pembatasan aktivitas selama sekitar enam pekan hingga tercapainya gencatan senjata pada awal April 2026. Pembatasan tersebut berdampak pada operasional bisnis, aktivitas ekonomi, hingga kegiatan pendidikan.

video story embed

Biro Pusat Statistik Israel menyebut, perang dengan Iran menekan konsumsi swasta dan publik yang masing-masing turun 4,7 persen dan 4,8 persen. Produk domestik bruto sektor bisnis juga turun 3,1 persen, sedangkan PDB per kapita menyusut 4,5 persen.

Meski demikian, kontraksi ekonomi pada kuartal I 2026 masih lebih baik dibanding dampak perang 12 hari Israel-Iran pada Juni 2025. Saat itu, PDB Israel tercatat turun 4,3 persen akibat penutupan total berbagai aktivitas bisnis.

Bank Sentral dan Kementerian Keuangan Israel kini memperkirakan ekonomi negara tersebut hanya tumbuh 3,8 persen sepanjang 2026, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya sebesar 5,2 persen dan 4,8 persen.

Pemulihan ekonomi Israel untuk sisa tahun ini dinilai sangat bergantung pada keberlanjutan gencatan senjata di Iran, Lebanon, dan Gaza. Secara keseluruhan, Israel telah kehilangan sekitar 8,6 persen PDB tahunan selama dua tahun hingga 2025 akibat konflik berkepanjangan.